BPS Catat Manufaktur RI Bangkit tapi Tenaga Kerja Lesu

BPS Catat Manufaktur RI Bangkit tapi Tenaga Kerja Lesu

Ekonomi | okezone | Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:38
share

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur (IKBM) tercatat sebesar 52,31 di kuartal II 2026. Angka ini meningkat dibandingkan kuartal I 2026 sebesar 51,37.

"Nilai IKBM yang berada di atas angka 50 menunjukkan bahwa kondisi dan prospek bisnis industri manufaktur pada triwulan II-2026 masih berada pada fase ekspansi," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan komponen pembentuknya, sebagian besar komponen masih berada pada fase ekspansi. Komponen pesanan meningkat dari 52,69 pada kuartal I 2026 menjadi 53,78 pada kuartal II 2026.

Komponen produksi juga mengalami peningkatan dari 51,78 menjadi 54,21, sedangkan komponen stok naik dari 51,54 menjadi 51,86.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas produksi, permintaan, dan persediaan pada sektor industri manufaktur masih terus mengalami pertumbuhan.

 

Sementara itu, terdapat dua komponen yang berada pada fase kontraksi. Komponen tenaga kerja berada pada fase kontraksi dengan nilai 49,92 pada kuartal II 2026, dan komponen waktu kirim dengan nilai 49,71.

"Hal ini menunjukkan bahwa kondisi ketenagakerjaan dan waktu pengiriman pada sektor industri manufaktur masih menghadapi tantangan pada triwulan 2-2026," ujar Edy.
 

Topik Menarik