Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas

Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas

Ekonomi | sindonews | Selasa, 9 Juni 2026 - 12:33
share

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad telah merampungkan pertemuan dengan jajaran petinggi himpunan bank milik negara (himbara) bersama Pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi terhadap situasi perbankan di tanah air saat ini.

Dasco menyampaikan, situasi perbankan nasional saat ini terbilang baik. Hal itu diketahui setelah mendapat penjelasan dari jajaran himbara. Baca Juga: Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?

“Tadi banyak bertukar pikiran mengenai situasi baik dari Himbara maupun perbankan nasional pada saat ini, yang berdasarkan hasil diskusi perkembangannya sangat bagus dan mungkin nanti akan diterangkan langsung baik oleh Pak Putrama maupun nanti dari pihak pemerintah,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

Sementara itu, Dirut BNI, Putrama Wahju Setyawan menyampaikan, pihaknya telah melaporkan kinerja emiten himbara kepada DPR RI dan Pemerintah. Ia berkata, fundamental kinerja himbara terbilang baik.“Sebagai gambaran dapat saya sampaikan untuk pertumbuhan kredit rata-rata di Himbara tumbuh di kisaran 20, kemudian juga dana pihak ketiga tumbuh di kisaran 20-30, kemudian juga likuiditas terjaga dengan sangat baik, LDR ada di kisaran 88 sampai dengan 90. Kemudian selain itu juga loss reserve, credit cost juga terjaga, rata-rata NPL ada di bawah kisaran 2,” ucap Putrama.

Baca Juga: Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Disimpan di Himbara Mulai 1 Juni

Kendati demikian, Putrama mengatakan, bahwa kinerja himbara saat ini terbilang bagus. Untuk itu, ia menilai tak perlu ada rasa takut dan khawatir terhadap kondisi fundamental bursa.

“Jadi rekan-rekan media sekalian, dapat kami sampaikan bahwa saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus, sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa,” pungkasnya.

Topik Menarik