Banyak Alumni Dapat Kerja, Program Magang Nasional Diperluas ke 150 Ribu Fresh Graduate

Banyak Alumni Dapat Kerja, Program Magang Nasional Diperluas ke 150 Ribu Fresh Graduate

Ekonomi | okezone | Rabu, 27 Mei 2026 - 15:05
share

JAKARTA - Pemerintah menargetkan perluasan Program Magang Nasional pada 2026 dengan jumlah peserta mencapai 150 ribu orang, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, guna memperluas akses kerja bagi generasi muda di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan alumni program magang batch 1 telah mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan tempat peserta menjalankan praktik magang. Melihat perkembangan tersebut, pemerintah pun menargetkan perluasan pelaksanaan program magang pada 2026.

"Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, jumlah peserta ditargetkan mencapai 150 ribu orang, meningkat dibanding target sebelumnya yang berada di angka 100 ribu peserta," ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Menaker mengatakan untuk mencapai target tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan akan menyiapkan berbagai tahapan bersama perusahaan mitra, mulai dari pembukaan lowongan, verifikasi, hingga proses seleksi administrasi dan seleksi daring sesuai mekanisme masing-masing perusahaan.

Tahap pertama pelaksanaan tahun 2026 direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu peserta. Program selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap hingga memenuhi target nasional yang telah ditetapkan.

"Kami mendorong para fresh graduate dan lulusan baru memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan memperluas akses kerja," sambung Yassierli.

Ia mengatakan program magang menjadi langkah strategis untuk mempertemukan lulusan baru dengan kebutuhan industri. Selain memberikan pengalaman praktik kerja, program tersebut juga membantu peserta memahami budaya kerja, meningkatkan keterampilan, serta memperluas wawasan profesional sebelum memasuki pasar kerja.

Pelaksanaan Program Magang Nasional Batch 1 dan Batch 2 telah diikuti sekitar 76 ribu peserta. Sebanyak 14 ribu peserta berasal dari batch pertama, sementara sekitar 62 ribu peserta lainnya mengikuti batch kedua.

Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan industri.

"Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal sistem kerja di perusahaan sekaligus membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif," pungkas Yassierli.

Topik Menarik