Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional

Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:58
share

Momogi Group telah menyelesaikan transaksi akuisisi saham mayoritas Bibica (“Bibica”). Hal ini menandai terbentuknya platform bisnis makanan ringan dan konfeksioneri dengan skala regional yang signifikan di Asia Tenggara.

Transaksi ini dilakukan melalui pengambilalihan 99,13 kepemilikan Bibica Capital Co., Ltd., yang sebelumnya dimiliki oleh PAN Group. Dengan bergabungnya Bibica, Momogi Group menempati posisi strategis yang kuat di industri FMCG regional, khususnya di segmen makanan ringan dan konfeksioneri yang diperkirakan memiliki nilai pasar lebih dari USD 25 miliar di Asia Tenggara dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sekitar 5-7 berdasarkan laporan riset industri seperti Euromonitor dan Statista. Baca juga:CEO Danantara Buka Suara Soal Isu Akuisisi Mayoritas Saham BCA

Secara proforma, entitas gabungan ini akan memiliki pangsa pasar yang signifikan di Indonesia dan Vietnam sebagai dua pasar utama di kawasan, dengan akses ke lebih dari 270 juta konsumen di Indonesia dan sekitar 100 juta konsumen di Vietnam. Akuisisi ini juga menghadirkan potensi sinergi strategis yang kuat, terutama dalam integrasi distribusi lintas negara, optimalisasi kapasitas produksi, serta kolaborasi riset dan pengembangan produk.

Momogi Group berpeluang memperluas penetrasi produk Bibica ke pasar Indonesia, sementara produk Momogi dapat diperkenalkan dan dikembangkan lebih lanjut di pasar Vietnam. Secara keseluruhan, sinergi ini diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Direktur Momogi Group, Servin Njoo mengatakan, akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk membangun platform FMCG regional yang kuat dan berkelanjutan. “Dengan menggabungkan kekuatan brand, distribusi, serta kapabilitas manufaktur serta inovasi dari kedua entitas, perusahaan melihat peluang besar untuk mempercepat ekspansi ke berbagai pasar di Asia Tenggara dan menjadikan entitas gabungan ini sebagai salah satu pemain dominan di kawasan.” Katanya dalam siaran pers, Sabtu (28/3/2026). Direktur PAN Group, Nguyen Thi Tra My menegaskan transaksi ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi portofolio dan alokasi modal ke sektor inti. Sekaligus memastikan Bibica berada di tangan mitra strategis yang tepat untuk melanjutkan fase pertumbuhan berikutnya. “Kami percaya Bibica akan tumbuh pesat karena kini telah 2 merk legendaris Indonesia dan Vietnam telah bersatu,” ujarnya.Bibica sendiri merupakan salah satu brand confectionery terkemuka di Vietnam dengan fondasi bisnis yang kuat dan rekam jejak pertumbuhan yang konsisten. Pada 2025, Bibica mencatatkan laba sebelum pajak sebesar VND 160 miliar, meningkat 20 secara tahunan dan menjadi level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Kinerja ini mencerminkan keberhasilan transformasi operasional yang telah dilakukan serta potensi pertumbuhan yang masih terbuka luas. Terutama dengan dukungan platform regional yang lebih besar melalui Momogi Group. Baca juga:Awal 2026, Momogi Group Gencar Ekspansi ke Pasar Internasional

Ke depan, Momogi Group akan berfokus pada integrasi operasional antara Indonesia dan Vietnam, penguatan positioning brand di masing-masing pasar, serta ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara dan negara lain. Perusahaan juga akan terus mendorong peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi biaya untuk mendukung skala bisnis yang lebih besar.

Dengan fondasi yang telah terbentuk melalui transaksi ini, gabungan Momogi dan Bibica memiliki potensi kuat untuk menjadi pemimpin pasar di segmen snack dan confectionery di Asia Tenggara. Didukung oleh skala ekonomi, kekuatan brand, serta strategi ekspansi regional yang terarah.

Topik Menarik