IHSG Diprediksi Menguat ke 8.440 pada Pekan Depan
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan pekan depan, tepatnya Rabu (18/2/2026), meski sebelumnya ditutup terkoreksi pada akhir pekan lalu.
Untuk diketahui, pada perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG tercatat melemah 0,64 ke level 8.212 dan didominasi tekanan jual, dengan area koreksi minimal yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Dalam riset MNCS Daily Scope Wave yang dirilis Minggu (15/2/2026), MNC Sekuritas menyebut IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan.
"Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440," tulisnya.
Namun demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan.
"Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155," imbuhnya.
MNC Sekuritas mengatakan, IHSG berada di level support 7.863, 7.712 dan level resistance 8.354, 8.517 pada perdagangan esok hari. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:
INDY - Buy on Weakness
INDY terkoreksi 0,84 ke 3.560 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya cenderung turun. Best case (hitam), INDY saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 5.
Buy on Weakness: 3.190-3.420
Target Price: 3.840, 4.070
Stoploss: below 3.150
ISAT - Buy on Weakness
ISAT menguat 0,45 ke 2.230 namun masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih tertahan oleh MA60. Kami memperkirakan, posisi ISAT saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2.120-2.180
Target Price: 2.310, 2.400
Stoploss: below 2.090
MAPI - Buy on Weakness
MAPI menguat 2,32 ke 1.325 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi MAPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.265-1.305
Target Price: 1.385, 1.440
Stoploss: below 1.255
UNTR - Sell on Strength
Bukalapak (BUKA) Masih Punya Sisa Dana IPO Rp4,28 Triliun, Disimpan di Deposito hingga SBN
UNTR menguat 2,26 ke 29.400 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 5, sehingga UNTR masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 26.375-28.325.
Sell on Strength: 29.575-29.800.










