Pendaftaran Tukar Uang Baru Lebaran Sudah Dimulai, Catat Tanggalnya

Pendaftaran Tukar Uang Baru Lebaran Sudah Dimulai, Catat Tanggalnya

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:39
share

Pada tahun 2026, Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan nominal Rp5,3 juta per paket. Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan seluruh Indonesia.

Layanan tukar uang baru dapat diakses melalui berbagai kanal, antara lain kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat. Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan dilaksanakan pada 12-15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.

Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan penukaran dan menyajikan layanan yang lebih adil dan merata, pemesanan penukaran dilakukan melalui Aplikasi PINTAR.

Baca Juga: Penukaran Uang Tunai saat Nataru 2025/2026 Diprediksi Meningkat, BI Tambah Stok 36

Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan. Pembukaan kuota penukaran akan dilakukan dalam 2 tahap. Pemesanan penukaran tahap pertama dilakukan mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa.

Sedangkan untuk wilayah luar Pulau Jawa dapat dilakukan mulai 14 Februari 2026 pukul 8.00 WIB. Tahap kedua pemesanan penukaran dilakukan mulai 26 Februari 2026 pukul 8.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa dan mulai 27 Februari 2026 pukul 8.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Batas Akhir Penukaran Uang Kertas Rupiah Emisi 1979, 1980, dan 1982, Ini Jadwalnya

Melalui momentum SERAMBI 2026, BI kembali mengajak masyarakat untuk selalu cermat mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). BI juga mengajak masyarakat untuk selalu merawat Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.

Terwujudnya sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, dan akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan akan memperkuat kelancaran sistem pembayaran pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Topik Menarik