Wall Street Dibuka Lebih Tinggi usai Data Pekerjaan AS Dirilis

Wall Street Dibuka Lebih Tinggi usai Data Pekerjaan AS Dirilis

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 9 Januari 2026 - 22:34
share

IDXChannel - Indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka sedikit lebih tinggi pada Jumat (9/1/2026) pagi, karena investor mencerna data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, sembari menunggu keputusan Mahkamah Agung (MA) tentang kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

Dilansir dari Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 31,3 poin, atau 0,06 persen pada pembukaan menjadi 49.234,81. S&P 500 naik 6,4 poin atau 0,09 persen menjadi 6.927,83, sementara Nasdaq Composite menanjak 16,2 poin atau 0,07 persen menjadi 23.496,211.

Sebagai informasi, pertumbuhan lapangan kerja AS pada Desember 2025 tercatat melambat lebih dari yang diperkirakan. Hal ini terjadi di tengah kehati-hatian bisnis dalam perekrutan karyawan imbas kebijakan tarif impor dan meningkatnya investasi kecerdasan buatan (AI).

Namun, tingkat pengangguran turun menjadi 4,4 persen. Data ini mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada bulan ini.

Jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian meningkat sebesar 50 ribu pekerjaan di Desember 2025 setelah meningkat sebesar 56 ribu pada November 2025, kata Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja pada Jumat.

Sementara itu, Mahkamah Agung (MA) AS dijadwalkan memberikan keputusan terhadap sejumlah kasus, termasuk litigasi yang menguji legalitas tarif global besar-besaran yang dilakukan Presiden AS Donald Trump.

Tantangan terhadap tarif Trump menandai ujian besar terhadap kekuasaan presiden serta kesediaan pengadilan untuk memeriksa beberapa pernyataan otoritas presiden yang luas sejak Trump kembali menjabat pada Januari 2025. Hasilnya juga akan berdampak pada ekonomi global.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik