IHSG Cetak Rekor Baru, Dibuka Nyaris Tembus Level 9.000!

IHSG Cetak Rekor Baru, Dibuka Nyaris Tembus Level 9.000!

Ekonomi | inews | Rabu, 7 Januari 2026 - 09:32
share

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (7/1/2026) dibuka dengan mencetak rekor baru. IHSG dibuka nyaris menyentuh level 9.000, yakni di angka 8.959,09.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan harian berada di kisaran 8.940,60 hingga 8.970,87. Nilai kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp16.351 triliun.

Dari sisi aktivitas transaksi, hingga awal perdagangan tercatat volume transaksi sebesar 4,79 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,89 triliun, dan frekuensi perdagangan sekitar 360.000 kali. Sebanyak 311 saham menguat, 235 saham melemah, dan 412 saham bergerak stagnan.

Komposisi perdagangan menunjukkan investor domestik mencatatkan net sell, dengan nilai beli sebesar Rp25,08 triliun dan jual Rp25,67 triliun. Sementara itu, investor asing masih membukukan net buy, di mana nilai beli asing mencapai Rp8,95 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai jual sebesar Rp8,36 triliun.

Secara sektoral, penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor saham. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 1,91 persen, disusul sektor energi yang naik 0,96 persen, serta perindustrian yang menguat 0,72 persen. Sektor non-primer, keuangan, dan properti juga bergerak di zona hijau.

Sementara itu, tekanan terlihat pada sektor infrastruktur yang turun 0,72 persen, transportasi melemah 0,22 persen, serta sektor primer yang terkoreksi 0,22 persen. Sektor kesehatan juga bergerak terbatas di zona merah tipis.

Saham Top Gainers

XPDV melonjak 24,62 persen ke level 810
XPSG naik 24,42 persen ke 535
XPLQ menguat 20,07 persen ke 700
Selain itu, saham Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 24,39 persen ke 306, dan Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) menguat 19,34 persen ke 580.

Saham Top Losers

XDIF turun 14,98 persen ke 420
XISC melemah 13,90 persen ke 700
XISB terkoreksi 13,64 persen ke 57
XBLQ turun 12,09 persen ke 451
GSMF melemah 8,55 persen ke 139

Topik Menarik