Profil dan Kekayaan Kepala BNPB Letjen Suharyanto yang Minta Maaf soal Bencana Banjir Sumatera

Profil dan Kekayaan Kepala BNPB Letjen Suharyanto yang Minta Maaf soal Bencana Banjir Sumatera

Ekonomi | okezone | Selasa, 2 Desember 2025 - 21:05
share

JAKARTA - Profil dan kekayaan Kepala BNPB Letjen Suharyanto yang minta maaf soal bencana banjir Sumatera.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu. Permintaan maaf disampaikan saat melihat kondisi bencana di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru.

Dirinya tidak menyangka dengan besarnya dampak bencana banjir di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini.

"Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf Pak Bupati. Ini bukan berarti kami tidak peduli begitu,” kata Suharyanto.

Suharyanto menyatakan, BNPB hadir di Tapanuli Selatan ini untuk menolong masyarakat yang terdampak banjir. Termasuk juga di daerah-daerah lain.

Profil Kepala BNPB Letjen Suharyanto

Berdasarkan catatan, Suharyanto pernah menjabat sebagai Komandan Yonif 516/Cakra Yudha tahun 2004 hingga 2005. Setelahnya, ia dipercaya menjadi Komandan Yonif 500/Raider di tahun 2005-2006. Di tahun yang sama, kariernya meningkat dengan menjabat Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan.

Pada 2016, Suharyanto dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Kepala Biro Kepegawaian Settama Badan Intelijen Negara (BIN) hingga 2017. Kariernya terus menanjak perlahan tapi pasti. Ia menjabat sebagai Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN hingga 2018 sebelum dipercaya sebagai Kasdam Jaya di tahun yang sama.

Suharyanto diangkat menjadi Sekretaris Militer Presiden Kementerian Sekretariat Negara pada 2019, sebelum akhirnya menduduki posisi sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya. Barulah pada Rabu (17/11/2021), Suharyanto diamanahi jabatan sebagai Kepala BNPB dan dilantik oleh Presiden Jokowi. (Dilansir dari berbagai sumber/Andin Danaryati/Litbang MPI)

 

Kekayaan Kepala BNPB Letjen Suharyanto

A. Tanah dan Bangunan Rp 15.816.004.512
Tanah dan bangunan seluas 180 m2/180 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri 1.097.250.000
Tanah dan bangunan seluas 125 m2/125 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri 577.500.000
Tanah dan bangunan seluas 1401 m2/400 m2 di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri 7.112.894.512
Tanah dan bangunan seluas 396 m2/300 m2 di Kab/Kota Surabaya, hasil sendiri 4.896.360.000
Tanah dan bangunan seluas 533 m2/400 m2 di Kab/Kota Bogor, hasil sendiri 2.132.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin Rp 1.379.772.900
Mobil, Toyota Alphard 2.5G A/T Tahun 2022, hasil sendiri 1.217.772.900
Mobil, Honda DG48 1.5 RS CVT Z Tahun 2023, hasil sendiri 162.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya Rp 838.819.242
D. Surat Berharga Rp 0
E. Kas dan Setara Kas Rp 7.264.209.751
F. Harta Lainnya Rp 0

Sub Total Rp 25.298.806.405
II. Hutang Rp 38.093.000
III. Total Harta Kekayaan (I-II) Rp 25.260.713.405

Topik Menarik