Menko Airlangga Koordinasi Penanganan Bencana di Pulau Sumatera

Menko Airlangga Koordinasi Penanganan Bencana di Pulau Sumatera

Ekonomi | okezone | Selasa, 2 Desember 2025 - 18:05
share

JAKARTA - Gelombang bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak besar bagi warga, mulai dari kerusakan parah hingga korban jiwa serta ribuan penduduk yang terpaksa mengungsi.

Di tengah kondisi tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan koordinasi penanganan bencana di Pulau Sumatera. Tujuannya adalah mengkoordinasikan penyaluran bantuan tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan mendukung proses pemulihan awal di wilayah terdampak.

Penanganan dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan lain dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama pemerintah dan Kemenko Perekonomian, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian ini,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (2/12/2025).

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan seluruh kekuatan nasional dalam penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera, pemerintah memprioritaskan langkah tanggap darurat yang mencakup evakuasi, penyediaan logistik, dukungan tenaga kesehatan, serta percepatan pemulihan infrastruktur, transportasi, dan komunikasi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan terkoordinasi.

 

Airlangga mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan berasal dari kolaborasi antara Kemenko Perekonomian bersama berbagai mitra dan donatur, antara lain GAPMMI, API, APRINDO, Astra, dan Yayasan Matauli, serta sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan solidaritas luar biasa.

Sebelumnya, pemerintah berkolaborasi dengan pihak swasta juga telah mengirimkan sebanyak 160 ton bantuan kebutuhan pokok, termasuk 50 unit Starlink hingga 22 ribu paket makanan TNI. Pengiriman bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir dalam situasi sulit dan memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi masyarakat di Sumatera.

“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja keras, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan dan rehabilitasi selanjutnya. Semoga langkah yang diambil bisa memberikan harapan bagi mereka yang terdampak,” jelas Menko Airlangga.

Topik Menarik