India Diprediksi Jadi Ekonomi Terbesar Ketiga Dunia pada 2028, Geser Jerman dan Jepang
India diperkirakan akan melampaui Jerman dan Jepang untuk menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia pada 2028. Prediksi ini disampaikan dalam laporan terbaru Morgan Stanley, yang menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) India berpotensi menembus USD10,6 triliun pada 2035, lebih dari dua kali lipat PDB saat ini.
Transformasi ekonomi India ini disebut tidak hanya digerakkan oleh pemerintah pusat, tetapi juga peran aktif dari negara-negara bagian. Laporan itu memperkirakan bahwa tiga hingga lima negara bagian seperti Maharashtra, Tamil Nadu, Gujarat, Uttar Pradesh, dan Karnataka, akan memiliki PDB mendekati USD1 triliun pada 2035—cukup besar untuk menempatkan mereka setara dengan 20 ekonomi terbesar di dunia jika berdiri sendiri.
"Tiga negara bagian dengan kinerja ekonomi teratas saat ini adalah Maharashtra, Gujarat, dan Telangana," tulis laporan Morgan Stanley dikutip dari News18, Jumat (25/7).
Baca Juga:Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
Laporan itu juga menyoroti peningkatan pesat yang terjadi di negara bagian seperti Chhattisgarh, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh dalam lima tahun terakhir. Fenomena ini disebut sebagai hasil dari model federalisme kompetitif, di mana masing-masing negara bagian memiliki otonomi dalam menetapkan kebijakan ekonomi, menarik investasi, dan mempermudah iklim usaha.Morgan Stanley memperkirakan India akan menyumbang hingga 20 dari total pertumbuhan ekonomi global dalam dekade mendatang, menjadi motor utama bagi kinerja perusahaan multinasional.
"Keberhasilan India tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga kemampuan negara-negara bagian dalam mengelola kebijakan fiskal dan menarik investasi," tulis laporan tersebut.
Investasi infrastruktur disebut sebagai faktor kunci yang mendorong lonjakan pertumbuhan ini. Dalam sepuluh tahun terakhir, belanja modal pemerintah pusat India meningkat dari 1,6 menjadi 3,2 dari PDB. Jaringan jalan raya tumbuh 60, jumlah bandara berlipat ganda, dan jalur kereta bawah tanah meningkat empat kali lipat.
Pencapaian itu turut didorong oleh berbagai program nasional seperti PM Gati Shakti, National Infrastructure Pipeline, Bharatmala, Sagarmala, dan UDAN, yang dilaksanakan bersamaan dengan proyek-proyek daerah di bidang listrik, air, dan tata kota.
"Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk merealisasikan ambisi ekonomi jangka panjang India," tulis laporan itu.Baca Juga:10 Negara Perjudian Terbesar di Dunia, 5 Ada di Asia
Pada Mei 2025, India secara resmi melampaui Jepang sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia. Berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF), PDB India kini mencapai USD4,187 triliun, sedikit lebih tinggi dari Jepang yang sebesar USD4,186 triliun.
Sementara, laporan dari JP Morgan menyebut India sebagai "tempat berlindung aman" di tengah ketidakpastian global yang melanda pasar negara berkembang. India disebut berhasil menjaga stabilitas melalui penurunan inflasi, perbaikan likuiditas sistem, dan penurunan utang pemerintah.
JP Morgan memperkirakan India akan mencatatkan pertumbuhan PDB tertinggi di antara seluruh negara dalam cakupan global mereka pada 2025. Optimisme ini didorong oleh stimulus permintaan yang tepat waktu, penguatan neraca keuangan rumah tangga perkotaan, serta pemulihan ekonomi pedesaan yang ditopang oleh musim hujan yang menguntungkan.
India juga tercatat sebagai negara dengan bobot terbesar dalam indeks MSCI Emerging Markets (EM) sebesar 19 persen dan diberi peringkat Overweight oleh JP Morgan, bersama negara-negara seperti Korea Selatan, Brasil, Filipina, UEA, Yunani, dan Polandia.










