Uang Kertas di Singkawang Malah jadi Bahan Baku Pembangkit Listrik, Kok Bisa?

Uang Kertas di Singkawang Malah jadi Bahan Baku Pembangkit Listrik, Kok Bisa?

Ekonomi | inews | Kamis, 20 Juni 2024 - 06:41
share

JAKARTA, iNews.id - Unik tapi nyata, uang yang biasanya digunakan untuk transaksi jual-beli malah sebagai bahan baku pembangkit listrik pengganti batu bara. Eits, bukan sembarang uang, karena yang digunakan adalah Limbah Racik Uang Kertas (LURK).

Bahan baku itu dimanfaatkan oleh PLN Indonesia Power untuk Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang - PLTU Bengkayang, Kalimantan Barat. Hal ini merupakan salah satu upaya korporasi dalam mendukung percepatan transisi energi dan mengejar target net zero emission 2060.

Menurut Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra pihaknya terus berinovasi untuk menerapkan program cofiring, yaitu memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar PLTU, salah satunya adalah memanfaatkan LURK.

"Kami selalu mencari terobosan untuk memanfaatkan biomassa untuk bahan bakar PLTU, seperti memanfaatkan LURK yang sebelumnya hanya dibakar untuk dimusnahkan kini bermanfaat untuk dijadikan pengganti batu bara," ucap Edwin dikutip iNews.id, Kamis (20/6/2024).

LURK yang didapat sebagai bahan baku merupakan wujud kolaborasi antara PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang bersama Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN IP UBP Singkawang dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat tentang pemanfaatanLRUK sebagai Bahan Bakar Alternatif.

Manager Unit UBP Singkawang Slamet Muji Raharjo mengatakan cofiring LRUK ini merupakan upaya pengurangan emisi dengan memanfaatkan EBT sebagai salah satu cara untuk mengakselerasi transisi energi dan dekarbonisasi nasional. Di sisi lain, pemanfaatan LRUK ini juga sebagai bentuk program Waste to Energy.

"Pemanfaatan LRUK sebagai sumber energi yang ramah lingkungan dan sekaligus mengatasi permasalahan sampah racik uang kertas telah menjadi salah satu jawaban dari kebutuhan EBT dan semangat zero waste," kata dia.

Topik Menarik