Bina Karya dan Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Pengembangan Wilayah Sekitar IKN

Bina Karya dan Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Pengembangan Wilayah Sekitar IKN

Ekonomi | inews | Jum'at, 17 Mei 2024 - 14:12
share

JAKARTA, iNews.id - PT Bina Karya (Persero) bersama Badan Bank Tanah menandatangani Kesepakatan Kerja Sama (KKS) untuk mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tanah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Nantinya, Badan Otorita IKN dapat dengan mudah untuk memanfaatkan lahan yang berada di sekitar wilayah ibu kota baru guna pengembangan pembangunan.

"Kami berharap kerja sama ini akan berhasil sesuai dengan yang diinginkan dan memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama masyarakat PPU," ujar Direktur Utama Bina Karya, Boyke Prasetyanto dalam keterangannya dikutip, Jumat (17/5/2024).

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja menuturkan, alokasi lahan yang sudah disiapkan ini diharapkan bisa mendukung dan mempercepat proses pembangunan ibu kota baru. Mengingat, masalah lahan menjadi masalah yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan.

"Kami berharap kerja sama ini dapat terealisasi secepat mungkin dan menjadi langkah konkret untuk mendukung pembangunan IKN serta kesejahteraan masyarakat sekitarnya," tuturnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan keuntungan yang signifikan dalam pengaturan dan pemanfaatan tanah di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan per awal Mei lalu progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk infrastruktur dasar sudah mencapai 81 persen untuk tahap 1.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga menyebut, dalam pembangunan IKN fase 1 atau batch 1 meliputi 6 paket pekerjaan di bidang sumber daya air di antaranya membangun bendungan dan jaringan air.

Kemudian ada 17 paket Pekerja di bidang bina marga seperti jalan tol dan jalan di kawasan KIPP, 15 paket pekerjaan di bidang cipta karya seperti Pembangunan Istana Presiden dan 4 kantor Kementerian Koordinator, serta 2 paket pengerjaan pembangunan hunian ASN.

Danis mengatakan, beberapa infrastruktur yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2024 mendatang seperti Istana Presiden, 4 Kantor Kementerian Koordinator, sebagai hunian PNS dan pembangunan rumah tapak Jabatan Menteri, Akses Tol dari Bandara Balikpapan ke pusat Inti IKN, jaringan jalan kota, Bendungan Sepaku Semoi dan jaringan air minumnya.

"Pembangunan batch 1 itu kita targetkan akan rampung semuanya sebelum 17 Agustus mendatang, karena untuk mendukung pelaksanaan upacara," kata Danis.

Topik Menarik