Hary Tanoe Yakin Perindo Sulawesi Utara Siap Menangkan Pemilu 2024
MANADO - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo yakin kader Partai Perindo di Sulawesi Utara (Sulut) sangat siap untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Selain itu, berkomitmen memperoleh satu kursi DPR RI dari 6 kursi yang menurutnya sangat luar biasa.
Untuk Dewan Provinsi, DPW Partai Perindo Sulut menargetkan mendapatkan 5 kursi dan mendapat 50 kursi untuk seluruh kabupaten kota di Sulut yang berjumlah 15 kabupaten kota itu yang artinya mencapai dua digit sesuai dengan target nasional dari partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu.
"Saya punya keyakinan tinggi Ibu Jaclyn (Ketua DPW Perindo Sulut) mampu untuk merealisasikan itu," kata hary Tanoesoedibjo usai menghadiri Konsolidasi DPW, DPD, Caleg DPR RI Beserta Tandem Provinsi dan Kab/Kota Partai Perindo Se Sulut, Jumat (6/10/2023).
Warren Buffett Segera Pamit dari Berkshire Hathaway, Sumbangkan Rp2.491 Triliun ke Yayasan Keluarga
Tujuan Ketua umum dari partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap dan bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu selain menghadiri konsolidasi juga memberikan arahan-arahan strategi apa yang perlu dilakukan supaya tentunya dan juga kerjasama dengan Bappilu sehingga strategi lebih tepat sasaran dan saling mengisi.
Dalam kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo juga menjelaskan terkait pendekatan yang perlu digencarkan di Sulut untuk dapat memenangkan hati rakyat yakni Perindo harus hadir dan harus bisa meyakinkan masyarakat dimana Perindo hadir untuk kepentingan rakyat Sulawesi Utara dan berjuang untuk memberikan mereka kesejahteraan.
"Kalau Partai Perindo sudah jelas, Partai Perindo sendiri artinya persatuan Indonesia, di bawahnya ada tag line Untuk Indonesia Sejahtera bahwa yang kami yakini itu kesejahteraan itu sudah wujudkan terlebih dahulu misalnya masalah kesenjangan sosial lumayan lebar Indonesia kemudian kemiskinan, kemudian yang terkait dengan pendidikan yang masih di bawah kemudian juga pendapatan yang masih rendah, ini harus kita percepat kita perbaiki kita tingkatkan sehingga kelompok ini menjadi kelompok yang produktif kalau mereka produktif mereka bisa menjadi bagian mesin ekonomi yang ikut membangun bangsa kita termasuk di Sulut," tuturnya.










