Gubernur BI Ungkap Alasan Berinvestasi di RI Menguntungkan

Gubernur BI Ungkap Alasan Berinvestasi di RI Menguntungkan

Ekonomi | BuddyKu | Sabtu, 7 Oktober 2023 - 10:54
share

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) berkomitmen mengangkat pamor investasi dan perdagangan produk lokal ke pasar mancanegara, termasuk Eropa.

Hal ini diwujudkan BI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London dalam kegiatan promosi investasi dan perdagangan yang dikemas dalam Indonesia Investment Forum di London, Britania Raya, pada 5 Oktober 2023.

Pada forum tersebut, Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan alasan mengapa Indonesia menjadi negara yang cocok untuk berinvestasi.

"Pertama, ekonomi Indonesia yang stabil. Kedua, pertumbuhan yang tinggi. Ketiga, reformasi struktural yang terus berlangsung. Keempat, akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan, dan kelima adalah pengembangan ekonomi inklusif dan berkelanjutan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (7/10/2023).

Hal ini penting bagi Britania Raya mengingat negara ini merupakan kawasan yang penting sebagai mitra ekonomi strategis, yaitu sebagai mitra dagang Indonesia dari Eropa terbesar kelima.

Sebagai investor pada sektor agrikultur-perikanan, konstruksi, tekstil, pertambangan, dan hotel-restoran di Indonesia, Britania Raya perlu terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.

"Hal ini dapat diperkuat dengan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan baru yang dapat mengangkat sektor UMKM," tutur Perry.

Forum investasi diawali dengan sambutan dari Gubernur BI, Perry Warjiyo, Duta Besar Indonesia untuk UK dan Irlandia, Desra Percaya, dan Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia.

Diskusi membahas sejumlah isu antara lain potensi infrastruktur hijau, pembiayaan berkelanjutan dan investasi di Indonesia, peran digitalisasi bagi masa depan Indonesia serta posisi strategis Indonesia bagi perdagangan global dan rantai pasok global berkelanjutan.

Pada IIF London, terdapat business matching dengan investor untuk enam proyek clean and clear (CnC) Indonesia yang terpilih melalui proses kurasi Bank Indonesia bersama IIPC dan Bank Mandiri London untuk ditawarkan kepada investor di London.

Keenam proyek terpilih tersebut bergerak di sektor energi terbarukan, manufaktur, kawasan industri, dan infrastruktur. Harapannya, kegiatan promosi investasi ini secara konkret akan mewujudkan kemitraan yang saling menguntungkan antar dua negara.

Selanjutnya, dalam diskusi roundtable yang dipimpin Perry, mengemuka sejumlah poin pembahasan yang memuat antara lain tantangan dan outlook ekonomi, bauran kebijakan nasional termasuk reformasi struktural serta respons kebijakan Bank Indonesia untuk mendukung ekonomi dan keuangan digital.

Perry menekankan bahwa dalam menghadapi risiko perlambatan ekonomi global termasuk spillover, Indonesia memerlukan kebijakan domestik yang kuat dan kerja sama ekonomi.

"Indonesia termasuk dalam negara dengan kinerja ekonomi terbaik, hal ini salah satunya tidak terlepas dari bauran kebijakan nasional. Untuk mendukungnya, terdapat inovasi kebijakan di antaranya penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), insentif likuditas kebijakan makroprudensial," papar dia.

Dalam rangka mendukung promosi perdagangan, rangkaian kegiatan dilengkapi dengan pagelaran Indonesia Night, sebagai ajang apresiasi budaya dan promosi produk lokal Indonesia di London. (NIA)

Topik Menarik