Loading...
Loading…
Melalui PaDi, Erick Thohir Dorong UMKM Masuk ke Marketplace

Melalui PaDi, Erick Thohir Dorong UMKM Masuk ke Marketplace

Ekonomi | inewsid | Kamis, 24 September 2020 - 14:33

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan sejumlah upaya untuk menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mendorong pelaku UMKM masuk platform Pasar Digital atau PaDi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, melalui platform Pasar Digital ini pelaku UMKM dapat mengikuti pengadaan di BUMN. "Ini tentang bagaimana agar teman-teman dari BUMN UMKM, bisa ikut pengadaan di BUMN-BUMN yang ada," ujar Arya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

Di samping itu, Kementerian BUMN juga ikut mendukung UMKM agar masuk ke marketplace. Hal itu dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Lazada, Zalora, Tokopedia, hingga Shopee. "Supaya mereka juga bisa ikut menghidupkan kembali UMKM," ujarnya.

Diketahui, melalui platform PaDi, Erick Thohir berharap pelaku UMKM dapat mengikuti pengadaan tender BUMN hingga Rp14 miliar. Dalam program tersebut, terdapat delapan kelompok kegiatan yang bisa diorder penyediaannya kepada UMKM, baik dalam hal jasa maupun barang.

Kelompok kegiatan ini meliputi material konstruksi, jasa konstruksi dan renovasi, jasa ekspedisi dan pengepakan serta jasa sewa peralatan mesin.

Selain itu, ada juga jasa sewa peralatan dan perawatan mesin, jasa periklanan, jasa catering dan snack serta jasa persewaan furniture.

Saat ini, terdapat lebih dari 72.000 UMKM yang menjadi penyedia jasa dan barang yang tergabung di PaDi, dengan porsi pengadaan yang bisa mencapai angka Rp18,52 triliun.

Hal ini merupakan upaya implementasi kebijakan Erick Thohir, yang sebelumnya telah menetapkan pembatasan pengadaan BUMN dengan kisaran Rp250 juta-14 miliar yang hanya diperuntukkan bagi UMKM.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{