BLT Subsidi Gaji Cair, Faktanya Membuat Perawat Menangis

Ekonomi | okezone | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 08:26
BLT Subsidi Gaji Cair, Faktanya Membuat Perawat Menangis

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600.000 untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta sudah cair. Pencairannya langsung ditransfer ke rekening yang berhak menerima.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjamin penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta dilakukan secara akuntabel.

"Bantuan akan ditransfer langsung dari rekening penyalur ke rekening penerima tanpa melalui perantara. Uangnya pun langsung ditransfer dari bank penyalur ke penerima, tidak ada mampir ke mana-mana. Kami hanya sebagai fasilitator saja, menyambungkan secara administratif," kata Ida.

Berikut adalah fakta mengenai pencairan bansos pekerja yang dirangkum Okezone, Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: Warga Terima Bantuan Dobel, Erick Thohir: Nawaitu Tak Korupsi Enggak Apa-Apa

1. Tenaga Honorer Dapat BLT

Jokowi mengatakan bahwa penerima subsidi gai berasal dari berbagai macam pekerjaan. Bahkan dia menyebut para pekerja honorer juga menerima bantuan pemerintah dengan total Rp.2,4 juta ini.

“Hari ini saya kira komplit. Ada pekerja honorer. Termasuk guru honorer, petugas pemadam kebakaran honorer. Karyawan hotel. Tenaga medis perawat ada. Petugas kebersihan ada. Ya komplit. Siapapun yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara aktif sampai bulan Juni rajin patuh itu yang diberikan,” ungkapnya.

2. Ditransfer Bank BUMN

Ida Fauziah mengatakan bahwa bantuan subsidi gaji dilakukan oleh himpunan bank milik negara (Himbara). Di mana nantinya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pekerja.

“Proses penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui bank penyalur yang terhimpun dalam himbara dan akan ditransfer langsung ke masing-masing rekening pekerja atau buruh,” katanya.

Baca juga: Dapat Subsidi Gaji Rp1,2 Juta, Perawat Ini Curhat Lalu Menangis di Depan Jokowi

3. Dicairkan Bertahap

Ida mengatakan bahwa penyaluran akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai keseluruhan target 15,7 juta penerima program. Bantuan ini merupakan salah satu langkah mitigasi dampak covid yang dialami oleh para pekerja.

“Subsidi ini diharapkan mampu menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja atau buruh dan mendongkrak konsumsi sehingga menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel Asli