Tingkat Deflasi hingga Pengangguran Tinggi Jadi Petanda Negara Resesi

Ekonomi | okezone | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 04:30
Tingkat Deflasi hingga Pengangguran Tinggi Jadi Petanda Negara Resesi

JAKARTA - Resesi menjadi salah satu kondisi ekonomi yang ditakuti sejumlah negara. Resesi sendiri merupakan kondisi ketika produk domestik bruto atau GDP mengalami penurunan dalam 2 kuartal berturut-turut.

Terjadinya resesi sering kali diindikasikan dengan penurunan harga yang disebut dengan deflasi atau sebaiknya. Sama halnya dengan kondisi ekonomi saat ini.

Seperti yang dilansir dari buku Mewaspadai Terulangnya Krisis Ekonomi 1998 & Upaya Pencegahannya karya Eri Hariyanto, untuk itu perlu diperhatikan beberapa tanda ketika suatu negara ingin masuk ke masa resesi. Seperti ketidakseimbangan antara produksi dengan konsumsi.

Tentunya ketika produksi dan konsumsi tidak seimbang akan terjadi masalah dalam siklus ekonomi. Selain itu ada pula perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Adanya inflasi dan deflasi yang tinggi juga menjadi salah satu tanda resesi terhadap suatu negara. Yang terakhir yakni adanya tingkat penggangguran yang tinggi.

Penting bagi setiap negara untuk memantau laju pertumbuhan ekonomi perkuartal, agar dapat segera mengambil kebijakan ekonomi yang mampu mengantisipasi bahkan mengatasi jika ditemukan adanya masalah.

Baca selengkapnya : 4 Tanda Negara Jatuh ke Jurang Resesi

Artikel Asli