Harga Minyak Rendah Paksa Anak Usaha PGN Renegosiasi Kontrak di Blok Pangkah

Ekonomi | sindonews | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 01:27
Harga Minyak Rendah Paksa Anak Usaha PGN Renegosiasi Kontrak di Blok Pangkah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN menyampaikan kepada anak usaha perseroan yang mengelola Blok Pangkah, PT Saka Energi Indonesia untuk melakukan sejumlah renegosiasi pengembangan. Hal ini terkait kebijakan efisiensi, imbas dari rendahnya harga minyak mentah.

(Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Konversi PLTD PLN ke Gas)

Direktur Keuangan PGN, Arie Nobelta Kaban mengatakan, pihaknya meminta kepada manajemen Saka agar penggunaan belanja modal (capex) dilakukan menggunakan skala prioritas.

"Jadi, kalau ada yang bisa diundur tahun depan bisa dilakukan manajemen Saka khususnya komitmen investasi yang sudah disepakati pemerintah misalnya pengembangan wilayah kerja di Saka, kita minta renegosiasi lagi ke pemerintah," ujar Arie dalam Public Expose Live 2020, Jumat (28/8).

Arie menambahkan, PGN juga meminta kepada manajemen Saka untuk melakukan renegosiasi kepada vendor proyek tersebut. Ini penting dilakukan untuk menjaga arus kas Saka Energi.

(Baca Juga: Tunda Ekspor LNG ke China, PGN Sasar Pasar Asia Selatan)

"Kontrak-kontrak yang telah disepakati dengan vendor kita minta renegosiasi ulang untuk bisa mempertahankan cashflow Saka tidak mengganggu, dengan harga minyak yang sedang tidak baik," kata dia.

"Kami minta ke manajemen Saka supaya melakukan efisiensi di opex (biaya operasional) dan sampai saat ini sudah dilakukan sekitar 20-25 persen opex dicut," sambungnya.

Artikel Asli