Loading...
Loading…
Omongan Presiden Jokowi Soal Pemimpin Rambut Putih Rasis! Bukannya Bikin Bu Mega Ngelirik Ganjar, Bisa-bisa Malah....

Omongan Presiden Jokowi Soal Pemimpin Rambut Putih Rasis! Bukannya Bikin Bu Mega Ngelirik Ganjar, Bisa-bisa Malah....

Powered by BuddyKu
Ekonomi | populisid | Selasa, 29 November 2022 - 14:26

Pengamat Politik, Dedi Kurnia menyebutkan bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo terkait pimpinan berambut uban dan jidat mengkerut adalah pernyataan rasial karena menyinggung ciri fisik orang tertentu. Omongan kepala negara dirasa kurang pas untuk dilontarkan di hadapan publik

"Presiden Jokowi semestinya tidak layak didengar sebagai kepala negara, karena seharusnya ia tidak memihak dengan ciri fisik. Selain rasis, tidak elok seorang presiden di tengah periode lakukan endorsmen politik," katanya kepada Populis.id pada Selasa (29/11/2022).

"Jangan sampai publik menilai Jokowi sebatas presiden relawan, dan hanya mengejar kekuasaan, di tengah bencana alam yang sedang kita hadapi," sambungnya.

Ia juga menilai bahwa dari sisi konteks, pidato itu menunjukkan betapa Jokowi tidak konsisten menebar dukungan Calon Presiden. Pernyataan soal Pimpinan berambut uban diasumsikan sebagai bentuk dukungan buat Ganjar Pranowo, padahal sebelum Jokowi sudah beri kode keras untuk dukung Prabowo Subianto.

Langkah Jokowi ini dibaca Dedi sebagai bentuk mencari aman. Namun, langkah tersebut justru dianggap kurang tepat karena terlalu dini memberikan dukungan kepada calon tertentu.

"Bisa saja Jokowi akan bermain aman demi kepentingannya mendukung siapa saja yang potensial, tetapi saat ini tidak ada Capres tetap, semua masih dalam status bakal calon. Artinya Jokowi terlalu dini menyampaikan pidato politik, termasuk terlalu latah karena sering hadir di kegiatan relawan," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menganggap jika apa yang dilakukan Jokowi tidak akan mempengaruhi Megawati untuk memilih Ganjar sebagai Calon Presiden dari PDI Perjuangan. Sebaliknya, Jokowi bisa saja malah ditegur partai atas pernyataannya.

"Bisa saja sebaliknya, Jokowi dianggap tidak disiplin, terlebih Jokowi pernah di tegur saat Rakernas PDIP," pungkasnya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{
{
{