Loading...
Loading…
BLT Rp600.000/Bulan, Serikat Pekerja Ungkap Data yang Tak Disangka-sangka

BLT Rp600.000/Bulan, Serikat Pekerja Ungkap Data yang Tak Disangka-sangka

Ekonomi | okezone | Minggu, 09 Agustus 2020 - 12:17

JAKARTA - Para pekerja menyambut baik dengan adanya program subsidi yang diberikan pemerintah untuk karyawan yang penghasilannya di bawah Rp5 juta. Nantinya para karyawan dengan gaji di bawah Rp5 juta itu akan mendapatkan bantuan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Sabda Pranawa Djati mengatakan, wacana pemberian bantuan ini patut diberikan apresiasi. Karena dengan adanya program ini cukup membantu para pekerja secara khusus yang penghasilannya di bawah Rp5 juta.

"Tentunya kalau dari sisi programnya bagus, tujuannya bagus kita mengapresiasi," ujarnya saat dihubungi Okezone , Minggu (9/8/2020).

Hanya saja menurut Sabda, ada beberapa hal yang mesti menjadi perhatian pemerintah. Pertama adalah yang berkaitan dengan batasan gaji maksimal yang menerima bantuan ini.

"Cuma batasan gaji yang di bawah Rp5 juta itu yang kemudian kurang maksimal," ucapnya.

Menurut Sabda, tidak semuanya perusahaan mendaftarkan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Padahal para pekerja tersebut memiliki gaji di bawah Rp5 juta yang mana seharusnya mendapatkan bantuan.

"Ada oknum pengusaha-pengusaha nakal dari 1.000 pekerja yang dia punya, dia hanya mendaftarkan 500 (pekerja) misalkan. Artinya ada potensi pekerja-pekerja yang tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan tapi sebenarnya dia juga gajinya di bawah 5 juta dia juga bayar pajak juga," jelasnya.

Selain itu, ada beberapa kasus juga perusahaan mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji yang tidak sesuai. Padahal mungkin seharusnya pekerja tersebut harus mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa uang Rp600.000 per bulan.

"Artinya kalau hanya berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan itu ada potensi pekerja yang mendapatkan. Kedua ada juga perusahaan-perusahaan yang mendaftarkan pekerjaannya tapi gajinya juga tidak sesuai dengan yang didaftarkan. Tapi kalau memang itu di bawah Rp5 juta artinya asumsinya UMP plus," jelasnya.

Original Source

Topik Menarik

{
{