Loading...
Loading…
Resesi 2023 Ancam Global, Siapkah Indonesia Menghadapinya?

Resesi 2023 Ancam Global, Siapkah Indonesia Menghadapinya?

Powered by BuddyKu
Ekonomi | BuddyKu | Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:13

Presiden Joko Widodo mengatakan tahun 2023 merupakan tahun gelap bagi dunia, hal tersebut diakibatkan karena adanya krisis ekonomi, pangan, hingga energi yang disebabkan oleh Pandemi Covid 19 dan perang antar negara yang terjadi di Rusia dan Ukraina.

Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh hampir semua pakar ekonomi di Indonesia, bahwasanya memang benar tahun depan menjadi tahun gelap bagi perekonomian bukan hanya satu negara saja melainkan satu dunia.

Bank dunia sendiri menyatakan ada 66 negara yang ambruk yang diakibatkan oleh kondisi ekonomi yang terpuruk. Di negara maju seperti di Amerika Serikat pertumbuhan ekonomi terus anjlok sebab adanya penurunan pendapatan namun diiringi dengan naiknya kebutuhan.

Hal demikian membuat Bank Dunia memberikan pernyataan bahwasanya tahun 2023 akan terjadi resesi yang dipicu oleh naiknya suku bunga secara bersamaan di seluruh Bank Sentral Dunia yang disebabkan oleh adanya inflasi.

Inflasi sendiri adalah meningkatnya harga secara terus menerus. Selain naiknya suku bunga, krisis keuangan yang terjadi di negara berkembang dapat memicu resesi 2023 makin buruk dan bertahan lama.

Adapun dampak yang ditimbulkan dari adanya resesi ini adalah kenaikan harga kebutuhan, pemutusan hubungan kerja, hingga kenaikan angka kemiskinan.

Kepala BKF Kemenkeu, Febrio Kacaribu, menyatakan bahwa potensi Indonesia menghadapi resesi masih bisa ditopang PDB yang masih positif serta inflasi yang masih tergolong rendah. Namun, pemerintah akan terus melakukan antisipasi perlambatan ekonomi Indonesia.

Meskipun Indonesia dinilai dapat menahan laju resesi, tetapi tidak menutup kemungkinan akan terkena imbasnya. Maka perlu dilakukan antisipasi yang dilakukan pemberi kebijakan ekonomi serta antisipasi yang dilakukan masyarakat dengan menyimpan uang atau meminimalisir pengeluaran yang tidak diperlukan serta cermati investasi yang ada.

BINT#4

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{