Loading...
Loading…
Peternak Kecil Perlu Bentuk Koperasi

Peternak Kecil Perlu Bentuk Koperasi

Ekonomi | koran-jakarta.com | Jumat, 23 September 2022 - 08:19

JAKARTA - Peternak mandiri perlu membentuk koperasi peternak atau bergabung dengan koperasi peternak yang sudah ada. Mereka harus bahu-membahu meningkatkan kinerja koperasi.

Dewan Pakar Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Bustanul Arifin, mengatakan diperlukan penyegaran kembali pemahaman tentang prinsip koperasi peternak, bergotong royong, berjemaah menjadi satu kekuatan. Hal itu untuk mewujudkan koperasi peternak yang tangguh.

"Prinsip koperasi, satu kabupaten, satu koperasi primer," kata Bustanul yang juga sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) ini di Jakarta, Kamis (22/9).

Dia melanjutkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memfasilitasi suatu konsolidasi perusahaan pakan mandiri, parent stock mandiri, sarana-prasarana mandiri dalam suatu korporatisasi petani, dan bersinergi dengan koperasi peternak.

"Integrasi horizontal peternak mandiri perlu berposisi untuk hidup berdampingan dengan integrator vertikal dalam membangun industri perunggasan yang tangguh, berintegritas dan berdaya saing, menembus pasar global dan berkompetisi sehat," tandas Bustanul.

Ketua Umum Gopan, Herry Dermawan, menyatakan situasi bisnis perunggasan saat ini sangat tidak baik. Untuk itu, pemerintah wajib melindungi eksistensi peternak rakyat.

"Peternak rakyat akan selalu ada dan tetap ada. Peternak harus bersatu padu dan bergandengan tangan untuk bisa memengaruhi kebijakan pemerintah agar berpihak kepada peternak," ajak Herry.

Dewan Pembina Gopan, Tri Hardiyanto, menegaskan organisasinya harus melakukan advokasi dalam pemerataan grand parent stock (GPS) terutama bagi breeding farm yang memasok peternak mandiri dan juga memberi kesempatan peternak untuk mandiri bibit melalui model "Mini GPS Farm". Advokasi juga harus dilakukan dalam penguasaan live bird (ayam hidup) melalui mini Rumah Potong Ayam (RPA) dan further process dengan kearifan lokal.

"Penguatan peternak mandiri melalui kajian/ advokasi skema model integrasi horizontal/ sentra peternakan rakyat (SPR)/ inclusive closed loop yang terlembaga melalui koperasi (bagi kelompok peternak kecil) atau PT (bagi kelompok peternak menengah/ besar)," sarannya.

Peta Jalan

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengatakan pihaknya menyusun peta jalan ekosistem perunggasan bagi peternak mikro dan kecil melalui skema close loop ekosistem perunggasan.

Dia menerangkan ekosistem perunggasan hulu-hilir pada intinya mengatur penugasan BUMN Pangan untuk menyediakan pakan, DOC, off taker bagi live bird hasil peternak mikro dan kecil, lalu kerja sama yang kuat antara peternak mikro dan kecil dengan BUMN Pangan. Selain itu, dibutuhkan juga dukungan himpunan bank milik negara (Himbara) serta outlet penyaluran dihubungkan dengan pengurangan stunting .

"Mari kita melakukan mitigasi masalah bersama-sama sekaligus mencari solusi untuk menghadapi tantangan ke depan yang lebih ketat. Melalui kolaborasi, kita bisa meminimalkan problem yang dihadapi," ujarnya.

Original Source

Topik Menarik

{