Loading...
Loading…
Mau Buka Peluang Kerja Hingga 4 4 Juta Sandiaga Andalkan Lima Destinasi Super Prioritas

Mau Buka Peluang Kerja Hingga 4 4 Juta Sandiaga Andalkan Lima Destinasi Super Prioritas

Powered by BuddyKu
Ekonomi | RM ID | Selasa, 23 Agustus 2022 - 07:15

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya membuka peluang kerja sebanyak mungkin. Targetnya, ingin menciptakan lapangan kerja baru dari sektor parekraf sampai 4,4 juta hingga 2024.

Menparekraf Sandiaga Uno meyakini, target ini bakal membantu penyerapan angkatan kerja dan mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia.

Dari target itu, 1,1 juta lapangan kerja baru diharapkan dapat terbentuk sampai akhir 2022, kata Sandiaga dalam keterangannya, kemarin.

Agar target ini bisa terealisasi, Kemenparekraf membuat berbagai kegiatan skala nasional dan internasional. Termasuk melaksanakan sejumlah program yang dapat mencetak lapangan kerja baru bidang parekraf.

Salah satunya melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia. Kami berupaya menumbuhkan semangat memunculkan potensi wisata baru dengan inovasi, adaptasi dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder , kata Sandiaga.

Tidak hanya itu, upaya mencetak lapangan kerja baru itu juga dilakukan melalui pengembangan lima destinasi super prioritas. Yaitu, di Danau Toba, Sumatera Utara; Kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah; Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Likupang, Sulawesi Utara.

Kemenparekraf juga berkomitmen melakukan pembangunan pariwisata yang merata hingga pelosok Tanah Air, bersamaan dengan pemulihan di Bali.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam beberapa tahun terakhir, sektor ekonomi kreatif Indonesia mampu memberikan kontribusi hingga melebihi angka Rp 1 triliun per tahun.

Berdasarkan data tersebut, Sandiaga menilai, penyerapan lapangan kerja dari sektor ekonomi kreatif dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan dengan sektor lainnya.

Selain dari sektor parekraf, Sandiaga akan mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui digital marketing .

Semua produk UMKM akan kita masukkan dalam ekonomi digital, katanya.

Selain itu, Sandiaga juga siap memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif yang mengalami kendala untuk mengurus segala aspek legalitas dalam rangka memasarkan produknya.

Salah satunya kendala saat pengurusan izin dan lain-lainnya, ujar Sandiaga.

Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira menilai, target 4,4 juta pekerja bisa terserap di sektor parekraf cukup berat terealisasi. Pasalnya, sektor pariwisata masih dihadang beberapa masalah yang membuat sektor ini belum pulih 100 persen, seperti sebelum pandemi Covid-19.

Ditambah, kenaikan harga avtur saat ini membuat masyarakat mengurungkan niat bepergian menggunakan pesawat.

Dan kondisi perekonomian yang belum membaik membuat sektor parekraf belum jadi pilihan utama sebagian besar masyarakat, kata Bhima kepada Rakyat Merdeka .

Selain itu, lanjut dia, tekanan daya beli untuk masyarakat kelas menengah ke bawah saat ini juga masih tinggi karena Pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Kondisi ini membuat pertumbuhan sektor parekraf sangat tipis.

Menurutnya, kondisi ekonomi global dan konflik di Eropa hingga Asia juga membuat wisatawan mancanegara menunda perjalanan. Kondisi ini membuat sektor parekraf belum akan berkembang signifikan sampai tahun depan. Artinya, target serapan tenaga kerjanya juga sulit direalisasikan.

Berdasarkan data BPS per Februari 2022, jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 8,40 juta penduduk.

Angka ini menurun 0,43 persen atau setara 350 ribu lebih orang dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Namun, angka ini masih lebih tinggi 0,98 persen jika dibandingkan data per Februari 2019. [NOV]

Original Source

Topik Menarik

{