Loading...
Loading…
Terseret Sentimen Global, Gimana Nasib IHSG Pekan Depan?

Terseret Sentimen Global, Gimana Nasib IHSG Pekan Depan?

Powered by BuddyKu
Ekonomi | Sindonews | Minggu, 17 Juli 2022 - 08:40

JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali melemah pada perdagangan awal pekan depan. Sebelumnya, pada Jumat (15/7) akhir pekan, indeks ditutup koreksi 0,57% di level 6.651,90.

Analis PT Kanaka Hita Solvera William Wibowo mengatakan, indeks acuan masih terikat sentimen negatif global mulai dari inflasi hingga kekhawatiran resesi yang memicu aksi jual cukup signifikan di pasar dalam negeri.

"Situasi ekonomi dunia yang tidak menentu bisa memicu capital outflow dari pasar saham kita," kata William dalam program Session Closing akhir pekan ini, dikutip Minggu (17/7/2022).

Diketahui, dalam sepekan terakhir, investor asing mengeksekusi profit taking aset saham sebanyak Rp1.70 triliun, terdiri dari net-sell di pasar reguler Rp1,81 triliun, dan sisanya pembelian di pasar negosiasi.

Tiga saham yang paling banyak dilepas asing dalam lima hari terakhir adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp495,65 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp408,9 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp295,5 miliar.

Selain isu global, William mencermati data inflasi di Indonesia membuat investor khawatir untuk mempertahankan asetnya di aset berisiko seperti saham.

Secara teknikal, William membaca IHSG perlu menjaga level supportnya di 6.480, agar bisa bertahan di level konsolidasinya.

"Saat ini IHSG ada di fase konsolidasi, kalau support berhasil ditembus, peluang downtrend jangka pendek dan menengah akan terkonfirmasi," urainya.

Adapun level resisten terdekat berada di area di 6.770. Jika berhasil ditembus, maka ada potensi kenaikan technical rebound.

Menurut William, indeks masih sulit untuk menguat di tengah ketidakjelasan situasi ekonomi dunia. "Kalau dilihat, IHSG masih downtren," pungkasnya.

(ind)

Original Source

Topik Menarik

{
{