Loading...
Loading…
Rugi Rp1,5 Miliar, Pengusaha Ikan Koi Persoalkan Jebolnya Tanggul Bendungan Meninting

Rugi Rp1,5 Miliar, Pengusaha Ikan Koi Persoalkan Jebolnya Tanggul Bendungan Meninting

Powered by BuddyKu
Ekonomi | Inews | Sabtu, 25 Juni 2022 - 14:04

LOMBOK BARAT, iNews.id - Jebolnya tanggul di Bendungan Meninting, Desa Mambalan, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) membuat seorang pengusaha koi Ni Kadek Sri Dewi Damayanti pusing tujuh keliling. Air dari tanggul masuk ke kolam pembesaran koi, membuat ratusan ikan hanyut.

Dari penuturan Ni Kadek Sri Dewi Damayanti, jebolnya Jumat (17/6) lalu membuat dia merugi hingga Rp1,5 miliar. Ikan koi yang akan dikirim keluar negeri hanyut dibawa air.

Ada 900 ekor ukuran 20 sentimeter. Harganya itu antara Rp1.000.000 sampai Rp4.000.000, katanya, Sabtu (25/6/2022).

Dewi pun mempersoalkan jebolnya tanggul ini kepada pihak-pihak terkait. Selama ini ia yang tinggal di wilayah Desa Mambalan belum pernah mendapati air begitu besar menerjang kolam ikannya.

Saya akan bersurat resmi dan menggugat atas kejadian ini, sambungnya.

Selain kondisi ikan yang terbawa air, sambungnya, air dari tanggul tersebut membuat kolam pembesaran ikan dipenuhi lumpur. Membutuhkan waktu untuk membersihkan sisa lumpur.

Belum lagi ditambah rusaknya alat-alat, ucapnya.

Dewi menyinggung selama ini, meski hujan turun cukup lebat di wilayah Desa Mambalan tak pernah sampai mengganggu kolam ikannya. Begitu air datang, dalam hitungan menit langsung surut.

Baca Juga :
Telan Anggaran Rp1,35 Triliun, Progres Bendungan Meninting Baru 19,6 Persen

Tidak ngerti ini tumben-tumben seperti ini. Ya kami minta tanggung jawab, tambahnya.

Jebolnya tanggul penahan air di Bendungan Meninting, pada Jumat (17/6) lalu, juga membuat 7 alat berat tersapu gelombang.(*)

Original Source

Topik Menarik