Loading...
Loading…
BNI Siapkan Rp 5 Triliun untuk Green Banking, Ini Segmen yang Disasar

BNI Siapkan Rp 5 Triliun untuk Green Banking, Ini Segmen yang Disasar

Powered by BuddyKu
Ekonomi | IDX Channel | Kamis, 23 Juni 2022 - 14:57

IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNIterus mengakselerasi kinerja green banking tahun ini. Hal itu seiring dengan efektifnya BNI green bond Rp5 triliun.

Corporate Secretary BNI, Mucharom, menyampaikan kinerja pertumbuhan pembiayaan hijau atau green bond BNI tumbuh positif. Seiring dengan perjanjian kredit berkelanjutan yang masih berjalan agresif baik di segmen UMKM maupun korporasi pada paruh pertama tahun ini.

Kami bersyukur dan tentunya bangga sekali karena telah berhasil menerbitkan green bond . Kebanggaan ini makin lengkap karena sambutan dan apresiasi luar biasa dengan oversubscribe hingga empat kali. Tentunya dana yang terhimpun akan langsung kami gunakan untuk mendorong kinerja green banking lebih kuat lagi, kata Mucharom dalam keterangan resmi, Kamis (23/6/2022).

BNI pun menilai green banking adalah masa depan perbankan nasional. Terlebih, konsep ekonomi yang akan digunakan di masa depan adalah ekonomi sirkular, yakni ekosistem ekonomi yang mengedepankan daur ulang berbagai limbah sebagai bahan baku produksi guna mengurangi eksploitasi komoditas alam yang berlebihan. Model ekonomi ini mengedepankan efisiensi guna mengurangi pembuangan efek rumah.

Baca Juga :
Transaction dan Green Banking Dorong Kinerja BNI di Semester I-2022

Mucharom menambahkan, BNI akan melakukan pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan.

Dana dari green bond juga akan disalurkan pada proyek konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan ( Green Bond ), jelas dia.

Adapun, Mucharom memaparkan per kuartal pertama 2022 BNI membukukan catatan kinerja positif baik dari ekspansi portofolio hijau sekaligus implementasi ESG di semua lini bisnis . Portofolio hijau BNI mencapai Rp170,5 triliun. Nilai ini mengambil porsi 28,9% dari total portofolio kredit BNI.

Baca Juga :
Cetak Laba Rp8,8 Triliun, Erick Thohir: Ini Laba BNI Terbaik Sepanjang Sejarah

Menurut Mucharom, pembiayaan hijau ini utamanya diberikan untuk kebutuhan pengembangan ekonomi sosial masyarakat melalui pembiayaan UMKM dengan total portofolio mencapai Rp 115,2 triliun.

"Selebihnya digunakan untuk kebutuhan pembangunan ekosistem lingkungan hijau, energi baru terbarukan sebesar Rp 10,3 triliun, serta pengelolaan polusi sebesar Rp 6,8 triliun, serta pengelolaan air dan limbah sebesar Rp 23,3 triliun, pungkasnya. (FRI)

Original Source

Topik Menarik

{