Loading...
Loading…
Bukan Siapa-siapa, Lin Che Wei Dapat Miliaran Rupiah Sebulan Main Ekspor Minyak Goreng

Bukan Siapa-siapa, Lin Che Wei Dapat Miliaran Rupiah Sebulan Main Ekspor Minyak Goreng

Ekonomi | radartegal | Sabtu, 21 Mei 2022 - 07:00

Penerbitan Persetujuan Ekspor (PE)Crude Palm Oil(CPO) dan turunannya menyebabkanLin Che Wei menjadi tersangka kasus dugaan mafia minyak goreng. Dalamaksinya itu,Lin Che Wei konon bisa mendapatkan upah miliaran rupiah setiap bulannya.

Saya tidak hafal besarnya. Tapi itu setiap bulannya miliaran ada (upah yang diterima)," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Supardi di Jakarta, Jumat (20/5).

Menurut Supardi,Lin Che Wei sebagai penasihat Kebijakan Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) ini merupakan konsultan yang menjadi penghubung dan terhadap perusahaan eksportir minyak sawit.

Pria berbadan gempal yang memiliki nama Weibinanto Halimdjati ini bahkan aktif mengambil kebijakan ekspor CPO. Padahal, ia tidak memiliki jabatan dalam struktur organisasi di Kementerian Perdagangan.

Akan tetapi, Lin Che Wei memberikan rekomendasi kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) supaya menerbitkan izin ekspor minyak goreng.

Dia (LCW) di Kementerian difungsikan dalam rangka menentukan kebijakan CPO, minyak goreng. Bahkan, memberikan rekomendasi untuk perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengannya. Itu saya katakan, sebetulnya sudah ada conflict interest. Esensinya di situ, jelas dia.

Baca Juga :
Profil Lin Che Wei, Tersangka Baru Kasus Korupsi Pemberian Izin Ekspor CPO

Dalam kasus ini, tiga petinggi perusahaan eksportir CPO yang ditetapkan tersangka, yakni Komisaris PT. Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; dan Senior Manager Corporate Affairs PT. Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Stanley MA.

Selain itu, ada juga General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas, Picare Tagore Sitanggang dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana. (rmol/zul)

Original Source

Topik Menarik

{
{