Loading...
Loading…
Daging Impor Dijamin Bebas PMK

Daging Impor Dijamin Bebas PMK

Ekonomi | koran-jakarta.com | Rabu, 11 Mei 2022 - 10:18

JAKARTA - Perum Bulog menjamin daging beku yang didatangkan lembaga tersebut dari India bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Karena itu, lembaga stabilisator pangan tersebut meminta masyarakat selaku konsumen tak perlu khawatir terhadap mutu daging beku Bulog.

Pada saat sama Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan penyebaran PMK tak menular ke manusia. Bersama pemerintah daerah (Pemda) Jawa Timur, Kementan saat ini fokus mengatasi penyebaran penyakit itu di wilayah tersebut. Untuk itu, masyarakat diimbau tak perlu cemas tertular penyakit berbahaya tersebut.

Direktur Utama Bulog, Budi Waseso, menegaskan PMK tidak tertular melalui daging beku. Itu hanya tertular melalui hewan. Lagi pula dalam hal melakukan impor, seleksinya sangat ketat. Dagingnya harus bebas dari penyakit.

"Ketika tiba di Indonesia, daging beku itu juga tidak langsung didistribusikan. Harus melalui karantina terlebih dahulu. Pokoknya kami jamin, daging beku yang kita impor bebas dari PMK," tegas pria yang disapa Buwas itu dalam konferensi persnya terkait stabilitas harga pangan setelah Lebaran, di Jakarta, Selasa (10/5).

Tahun ini, pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mengimpor daging kerbau beku sebanyak 100 ribu ton pada 2022 sebagai alternatif pilihan bagi konsumen dalam memenuhi ketersediaan akan daging serta menjaga stabilisasi harga daging di tingkat konsumen, khususnya pada momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2022.

Dalam menjalankan penugasannya, Bulog mendatangkan daging dari India, sementara India belum bebas PMK. Terkait itu, Buwas menegaskan daging daging beku tersebut terlebih dahulu diperiksa di laboratorium setibanya di Indonesia. Apabila dari hasil pemeriksaan layak konsumsi, baru diedarkan ke masyarakat.

Adapun di Indonesia, hewan ternak yang terjangkit penyakit PMK terjadi di sejumlah daerah di Jatim. Meskipun memiliki tingkat penyebaran cepat pada hewan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menegaskan penyakit ini tidak menular ke manusia.

Selain mendukung penuh upaya pemberantasan dengan menugaskan tim untuk mengecek kondisi lapangan, Mentan juga mengatakan bahwa pihaknya melalui Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) di Surabaya tengah melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan tingkat dan jenis serotype PMK yang teridentifikasi di sejumlah daerah di Jatim ini.

"PMK ini masih dalam penelitian lab veteriner kita di Surabaya secara maksimal, sehingga kita bisa identifikasi ini pada level berapa, jenisnya seperti apa? Kita harap hari ini atau besok akan keluar hasilnya" terangnya.

Bantu Sosialisasi

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta media membantu pemerintah mengedukasi masyarakat terkait PMK. Hal ini agar tidak ada kekhawatiran berlebih sehingga bisa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat terkait penyakit ini.

"Pak Mentan dan Pak Menkes bilang tidak menular ke manusia. Saya sering kali bilang, pendekatan pentahelix maka media dan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan private sector tolong bantu disampaikan bahwa PMK tidak menular ke manusia" tegasnya.

Di samping itu, Khofifah menyebut pihaknya bersama dengan Kementan akan melakukan sejumlah langkah komprehensif untuk memastikan penyebaran PMK tidak meluas di Jatim.

Original Source

Topik Menarik