New Normal Bikin Ekonomi RI Hidup, Hati-Hati Gelombang Kedua Covid-19

Ekonomi | okezone | Published at Minggu, 14 Juni 2020 - 11:35
New Normal Bikin Ekonomi RI Hidup, Hati-Hati Gelombang Kedua Covid-19

JAKARTA - Penerapan PSBB transisi sebelum new normal di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 sudah berjalan.

Aktivitas perkantoran, pasar hingga transportasi sudah mulai kembali meski baru 50%. Kemudian disusul pembukaan mal dan tempat wisata.

Pembukaan kegiatan ekonomi ini diharapkan menjadi roda penggerak perekonomian agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak minus alias resesi.

Akan tetapi, Indonesia harus waspada mengenai ancaman gelombang kedua Covid-19. Sebab di negara lain sudah mengalami gelombang kedua Covid-19 karena setelah ekonominya dibuka ditemukan kasus baru Covid-19 dan terjadi lonjakan.

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (14/6/2020).

1. Jokowi soal Pembukaan Ekonomi

New normal di Indonesia sudah di depan mata. Persiapan-persiapan dilakukan agar Indonesia bisa produktif tapi tetap aman dan sehat dari virus Corona atau Covid-19.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melonggarkan sektor ekonomi. Namun, hal ini masih melalui tahapan yang ketat.

"Sektor dengan penularan covid yang rendah tetapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi itu didahulukan," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sektornya pun tetap dipilah-pilah. Di mana yang diutamakan adalah sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, konstruksi, logistik, serta pertambangan dan perminyakan.

"Ini sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas, agar ini menjadi catatan bagi kita semua," ujarnya.

Artikel Asli