6 Fakta di Balik Kapasitas Penumpang Pesawat Naik Bertahap hingga Penuh 100%

Ekonomi | okezone | Published at Minggu, 14 Juni 2020 - 08:38
6 Fakta di Balik Kapasitas Penumpang Pesawat Naik Bertahap hingga Penuh 100%

JAKARTA - Kapasitas penumpang pesawat akan kembali penuh 100%. Saat ini kapasitas penumpang pesawat naik dari 50% menjadi 70% di masa PSBB transisi.

Naiknya kapasitas penumpang pesawat diatur dalam aturan Menteri Perhubungan dan Surat Edaran.

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone , Jakarta, Minggu (14/6/2020).

1. Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Naik 100%

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan meningkatkan kapasitas penumpang pesawat udara secara bertahap dengan pengaturan protokol kesehatan yang lebih ketat, baik di bandara keberangkatan dan juga kedatangan serta saat didalam kabin .

Di mana dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 41 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona Virus Disease (Covid-19). Saat ini kapasitas angkut penumpang di pesawat dibatasi maksimal 70%.

Kami memastikan seluruh ketentuan berdasarkan standar yang tetapkan oleh Organisasi Penerbangan Internasional, ICAO, yang juga diterapkan oleh banyak negara. Melalui Surat Edaran Dirjen 13/2020 sangatlah jelas mengatur penerapan standar operasional prosedur, baik di bandara maupun pesawat udara, ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto.

Novie Riyanto mengungkapkan, pesawat nantinya akan dapat melakukan pengangkutan hingga 100% secara bertahap. Namun, pada saat ini Ditjen Perhubungan Udara akan berfokus kepada keamanan optimal dari pesawat udara terhadap penularan Covid-19 di dalam pesawat, dengan proteksi di dalam pesawat, standar prosedur penanganan penumpang, serta pelatihan personel penerbangan dalam penanganan Covid-19, sehingga secara bertahap peningkatan load factor dapat dilakukan.

2. Protokol Kesehatan

Ketentuan lebih lanjut terkait dengan operasional transportasi udara, yang diatur pada Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 13 Tahun 2020, berupaya untuk menerapkan keamanan optimal dengan disiplin protokol pada angkutan udara secara ketat. Sehingga, penumpang yang berada di dalam pesawat udara tetap aman dalam melakukan penerbangan.

Untuk tetap menjamin keamanan di dalam pesawat udara, kami juga telah membuat ketentuan atas ruang isolasi atau karantina di dalam pesawat. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan keamanan kepada penumpang dengan gejala Covid-19 ketika on board, yaitu dengan menyediakan 3 baris kursi kosong di belakang pesawat dengan mekanisme khusus, ujar Novie.

Artikel Asli