Loading...
Loading…
IHSG Senin Pagi Menghijau, Asing Ramai-Ramai Jual BMRI

IHSG Senin Pagi Menghijau, Asing Ramai-Ramai Jual BMRI

Ekonomi | genpi.co | Senin, 14 Maret 2022 - 09:34

GenPI.co - Indeks harga saham gabungan atauIHSGmelaju positif memasuki awal pekan perdagangan, Senin (14/3).

Saat pembukaan perdagangan, IHSG menghijau ke 6.947 dan sekitar pukul 09.10 WIB memangkas penguatan menjadi 6.943 atau naik 20,93 poin (0,30 persen).

Dari 601 saham yang diperdagangkan, 237 di antaranya menguat, 167 melemah dan 197 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 149.728 kali dengan nilai transaksi Rp 1,39 triliun dan 2,42 miliar lembar saham diperjualbelikan.

11 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara tiga di antaranya mencatatkan penurunan.

Sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan turun 0,18 persen.

Kontributor utama yang membawa indeks ke zona hijau, yaitu sektor barang konsumen nonprimer yang naik 0,75 persen.

Investor asingmencatatkan aksi beli bersih (net buy) Rp 76,88 miliar di keseluruhan pasar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp 100 atau 1,59 persen ke Rp 6.375, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) naik Rp 260 atau 5,50 persen ke Rp 4.990 dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik Rp 50 atau 1,14 persen ke Rp 4.450.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp 100 atau 1,63 persen ke Rp 6.025, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun Rp 80 atau 1,84 persen ke Rp 4.270 dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 40 atau 1,59 persen ke Rp 2.480.

Asing tercatat mengoleksi saham BBRI, TLKM hingga BBCA. Sementara itu, BMRI, BUMI dan ADRO menjadi saham yang paling banyak dijual asing.

Berikut selengkapnya bursa saham Asia pagi ini:

-Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,97 persen ke 25.407,85

-Indeks SSE Composite turun 0,6 persen ke 3.289,58

-Indeks Hang Seng Hong Kong turun 2,69 persen ke -20.001,72

-Indeks Komponen Shenzhen naik 0,72 persen ke 12.359,94

-Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,68 persen ke 2.643,19 (*)

Video populer saat ini:

Original Source

Topik Menarik

{