Loading...
Loading…
Dibuka 15 Juni, Pengelola Mal Keluhkan Tarif Listrik ke PLN

Dibuka 15 Juni, Pengelola Mal Keluhkan Tarif Listrik ke PLN

Ekonomi | okezone | Minggu, 07 Juni 2020 - 16:03

JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengeluhkan tarif listrik kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Pasalnya, selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pusat perbelanjaan atau ditutup sementara.

Karena itu, APPBI pun berharap ada stimulus untuk tarif listrik ini. Apalagi, mal baru mendapat perizinan untuk kembali beroperasi di masa transisi PSBB, pada 15 Juni 2020.

Namun, kata Ketua APPBI Ellen Hidayat , pengajuan keringanan tarif listrik PLN tidak mendapat respons baik dari PLN. Padahal, pengajuan ini sangat membantu pengelola mal di tengah dampak virus corona.

"Saat ini tarif PLN serta batasan tarif minimum pemakaian juga tidak kunjung ditanggapi pihak PLN," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6/2020).

Selain itu, Ellen mengatakan, ditutupnya pusat belanja selama ini dan tidak adanya pemasukan dari biaya sewa, menyebabkan para anggota pusat belanja juga berharap agar pembayaran PBB ditangguhkan.

"PBB yang akan jatuh tempo di September dapat ditangguhkan sampai dengan September tahun depan," ujarnya.

Original Source

Topik Menarik

{
{