Jadikan MotoGP Sarana Promosi Maksimal

Ekonomi | lombokpost | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 21:28
Jadikan MotoGP Sarana Promosi Maksimal

MATARAM -NTB akan menjadi tuan rumah MotoGP, Maret Mendatang, di Sirkuit Mandalika. Kendati demikian, dalam event akbar kelas dunia itu UMKM diminta tidak berekspektasi menuai profit yang terlalu besar.

Meski dalam event tersebut akan melibatkan sejumlah UMKM baik sebagai penyedia merchandise, kuliner, oleh-oleh, dan beragam sektor kebutuhan lainnya. UMKM jangan berpikir dengan MotoGP kita bisa semerta-merta meningkatkan produksi dan pendapatan jualan, pesan sekretaris Jenderal Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) NTB Ajeng Roslinda, (9/1).

Ia berkaca selama terselenggaranya WSBK November lalu. Saat itu, event tersebut dinilainya tak berdampak signifikan terhadap tingkat pendapatan dan kapasitas produksi anggotanya. Untuk itu, selama MotoGP nanti, pihaknya tak membatasi antusiasme UMKM akan MotoGP. Namun tetap mengimbau anggota tak terlalu berharap yang muluk-muluk. Transaksi cash and carry untuk belanja penonton sih oke. Tapi untuk keuntungan besar sepertinya diusahakan saja dulu, imbuhnya.

Namun, bukan berarti MotoGP sepenuhnya tak memberikan dampak apa pun bagi pelaku UMKM. Alih-alih mengantongi untung, para pelaku usaha bisa menjadikan MotoGP sebagai momentum berpromosi maksimal secara gratis. Mengenalkan produknya pada wisatawan domestik hingga mancanagara. Bahkan berkesmpatan dilihat langsung kualitas, rasa, bentuk, dan rupa dari aneka produk lokal baik olahan kuliner maupun suvenir dan sejenisnya. Ini dinilainya menjadi upaya yang bagus karena biasanya promosi produk akan membutuhkan budget yang tidak sedikit. Apalagi untuk menyasar pasar luar daerah hingga negara.

Di sisi lain kita bisa promosi produk, kesempatan ini yang akan sayang jika dilewatkan, imbuhnya.

Terlebih, potensi yang dimiliki UMKM sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. Sehingga sentra usaha yang ada di sana bisa hadir beragam. Pihaknya meminta anggota mempersiapkan diri sejak dini. Baik terkait perbaikan kualitas dan informasi produk, lokasi strategis, serta kaitannya dengan promosi lain. Sehingga ketika dipamerkan, produk tersebut dapat benar-benar menarik penonton untuk mengenal, lalu membeli. Bahkan bukan tak mungkin dicari kembali saat penonton kembali ke negara atau daerah asalnya. Keberlanjutan orderan berkat promosi maksimal ini yang kita bisa raih dan bisa berkesinambungan dengan pendapatan, jelasnya.

Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) NTB Baiq Diyah Ratu Ganefi mengatakan, WSBK kemarin bisa menjadi evaluasi bagi penyelenggara. Dengannya MotoGP bisa turut memberi dampak positif pada para pelaku UMKM. Baik dari segi lokasi atau penempatan stand, infrstruktur, sarana dan prasarana, pengelompokan UMKM berdasarkan sektor di sejumlah titik hingga para penanggung jawabnya harus dipersiapkan secara matang. Jangan sampai secara kasat mata sukses, tapi di belakangnya banyak pihak justru dirugikan, tegasnya. (eka/r9)

Artikel Asli