Kendalikan Harga Minyak Goreng, Erick Thohir Dorong BUMN Gelar Operasi Pasar

Ekonomi | limapagi.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 09:27
Kendalikan Harga Minyak Goreng, Erick Thohir Dorong BUMN Gelar Operasi Pasar

LIMAPAGI - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan perusahaan pelat merah menggelar operasi pasar tambahan untuk minyak goreng. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasar.

Erick menyebut operasi pasar ini dengan menargetkan distribusi 1,2 miliar liter minyak goreng.

"Sesuai yang sudah diarahkan bapak presiden makanya Kementerian BUMN dan PTPN melakukan operasi pasar tambahan yang di mana dari target 1,2 miliar liter kita juga akan kontribusi sebagian dari itu, tapi merek produknya berbeda nanti," katanya dikutip Minggu 9 Januari 2022.

Menurut dia, anak usaha Holding Perkebunan, PT Industri Nabati Lestari (INL), tengah mengembangkan produksi turunan CPO. Erick menyampaikan kemasan sederhana INL ini baru dikembangkan saat harga minyak melambung tahun lalu.

"Kita pakai brand INL karena ini khusus brand ekonomis (value for money)," ujarnya.

Erick menyebut harga minyak INL sesuai harapan pemerintah yakni Rp14.000 per liter yang tersedia dalam dua kemasan yakni 450 ml dan 900 ml. Dia menyebut BUMN harus memanfaatkan momentum dengan mulai mengenalkan kemasan sederhana khusus untuk pasar tradisional dengan brand INL.

Dia meninjau operasi pasar tambahan yang dilakukan PPTN di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, Sabtu 8 Januari 2022.

"Untuk sementara akan beredar di wilayah Medan dan Sumut dulu," ucapnya.

Dia menyebut mulai Januari 2022, BUMN telah memiliki tiga produk minyak dengan segmentasi berbeda yakni Nusakita 100 persen price index dari market leader (bimoli), Salvaco (92-95 persen price index bimoli), dan kemasan sederhana INL 88 sampai 90 persen price index market leader/bimoli).

"Kapasitas mesin pengemas baru mulai kita investasi tahun ini dan akan berkembang terus sampai 2023," tuturnya.

Artikel Asli