Dirut Pertamina Ungkap Kendala Proyek Pengembangan Kilang Minyak Balikpapan

Ekonomi | okezone | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 08:06
Dirut Pertamina Ungkap Kendala Proyek Pengembangan Kilang Minyak Balikpapan

JAKARTA Pertamina mencatat pengerjaan proyek peningkatan kilang atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur telah mencapai 46,92% pada akhir Desember 2021. Proyek pengembangan kilang ini ditargetkan selesai pada 2024.

"Kami terus mengejar penyelesaian proyek itu untuk dapat meningkatkan kapasitas dan juga peningkatan kualitas pengolahan kilang," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dilansir dari Antara, Minggu (9/1/2021).

Nicke memastikan bahwa proyek pengembangan kilang minyak Balikpapan dan Lawe-lawe tetap berjalan meskipun di tengah pandemi COVID-19.

"Kendala pasti ada seperti pengadaan barang dari luar karena pelabuhan sejumlah negara sempat lockdown akibat pandemi. Namun proyek strategis nasional ini ditargetkan selesai tepat waktu pada November 2024," katanya.

Nicke menjelaskan, proyek RDMP ini sangat strategis terhadap upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Kapasitas produksi produk BBM dan non-BBM RDMP Balikpapan akan meningkat menjadi 360 ribu barel per hari (MBOPD) dari sebelumnya sebesar 260 MBSD.

Selain itu, RDMP Balikpapan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk BBM menjadi Euro V dan target penyerapan TKDN minimum 30%.

"Kompleksitas kilang juga akan bertambah sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan bisa mengolah minyak mentah dengan kandungan sulfur lebih tinggi," katanya.

Artikel Asli