6 Fakta Sri Mulyani Bisa Bayar Utang Rp6.000 Triliun, Nomor 2 Mengejutkan

Ekonomi | okezone | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 12:06
6 Fakta Sri Mulyani Bisa Bayar Utang Rp6.000 Triliun, Nomor 2 Mengejutkan

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai selama ini masyarakat salah kaprah mengenai penggunaan utang . Selama ini masyarakat hanya mendengar utang yang mencapai Rp6.000 triliun tapi tidak melihat manfaatnya.

Tercatat, utang pemerintah mencapai Rp6.713,24 triliun hingga akhir November 2021. Utang ini dengan rasio sebesar 39,84% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Utang Rp6.713 triliun terdiri atas penerbitan surat berharga negara (SBN) Rp5.889,73 triliun dan pinjaman Rp823,51 triliun.

Meski mempunyai utang Rp6.000, Sri Mulyani yakin pemerintah bisa melunasi namun dengan syarat.

Berikut fakta-fakta utang Rp6.000 triliun bisa dibayar Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dirangkum di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

1. Masyarakat Diminta Melihat Keseluruhan

Menteri Keuangan Sri Mulyani buka-bukaan soal utang negara yang mencapai kurang lebih Rp6.000 triliun. Adapun selama ini masyarakat hanya melihat angka utang Rp6.000 triliun tapi tidak melihat manfaat dari utang tersebut.

Sering yang masyarakat denger utang negara sudah Rp6.000 triliun, kata Sri Mulyani dalam video virtual.

2. Penggunaan Utang

Sri Mulyani mengatakan, seharusnya masyarakat dapat melihat secara keseluruhan mengenai pembiayaan utang. Dalam penyusunan APBN, salah satu sumber pembiayaan selain penerimaan negara yang berasal dari pajak, namun juga dari utang. Utang ini lah yang dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat seperti bansos hingga gaji PNS.

"Tapi mereka enggak melihat neraca seluruhnya ada pendapatan dan belanja negara yang bisa dinikmati masyarakat kayak bansos, belanja pegawai seperti gaji pegawai ASN pusat dan daerah serta tunjangan," kata Sri Mulyani.

Artikel Asli