Pengumuman The Fed Picu Kekhawatiran Investor, IHSG Sulit Menguat

Ekonomi | inewsid | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 10:24
Pengumuman The Fed Picu Kekhawatiran Investor, IHSG Sulit Menguat

J AKARTA, iNews.id - Pengumuman Bank Central Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memicu kekhawatiran investor di pasar keuangan. IHSG hari ini diperkirakan sulit menguat karena investor beehati-hati menyikapi kebijakan suku bunga The Fed.

Direktur PT Ekuator Swarna Investama, Hans kwee mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dirundung aksi profit taking dalam beberapa hari terakhir. Sehingga, Hans meminta para pelaku pasar lebih berhati-hati.

"Kemarin pasar terlihat mengalami profit taking sesudah kenaikan beberapa hari. Tapi pelaku pasar terlihat sedikit berhati-hati menanti risalah rapat federal reserve yang dibacakan tadi malam," ujar Hans dalam Power Breakfast di IDX Channel, Kamis (6/1/2022).

Menurut Hans, hasil risalah rapat yang dikeluarkan The Fed pada Rabu (5/1/2021) malam waktu setempat, ternyata kurang bersahabat dengan pasar sehingga terjadi koreksi yang cukup dalam di indeks Wall Street.

"Pada saat federal reserve dalam risalah rapatnya itu mengejutkan pasar yang menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan pengurangan balance sheet. Kalau pengurangan mereka lakukan, artinya bondnya dijual kemudian mereka menarik USD mereka kembali. Artinya mengurangi likuiditas untuk mengurangi tekanan terhadap inflasi yang terjadi," kata Hans.

Menurutnya, jika ini yang terjadi, maka posisi dolar akan cenderung lebih kuat. Kondisi inilah yang mendorong timbulnya kekhawatiran pasar.

Adapun faktor lainnya seperti pengumuman The Fed yang mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih cepat di bulan Maret 2022, bahkan kemungkinan The Fed akan melakukannya lagi pada bulan Juni.

"Inilah yang membuat pelaku pasar jadi sedikit khawatir karena kenaikkan suku bunga bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan," ungkap Hans.

Hingga pukul 10:00 WIB, IHSG masih tertekan -0,60 persen di level 6.622,23 dengan 365 saham mengalami pelemahan.

Artikel Asli