Harga Cabai dan Telur Meroket, Penjual Nasi Padang Menjerit

Ekonomi | okezone | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 14:14
Harga Cabai dan Telur Meroket, Penjual Nasi Padang Menjerit

JAKARTA - Harga bahan pangan seperti cabai hingga telur semakin mahal jelang akhir tahun ini. Pengusaha rumah makan pun terkena imbas hingga harus mengurangi porsi lauk sebagai cara menyiasati penjualan.

Salah satu pedagang rumah makan padang di bilangan Kota Bekasi, Haji Kiki mengaku semenjak harga pangan naik, pembeli cenderung sepi. Untuk itu, dirinya mengurangi porsi jualan hariannya. Jika sebelumnya sehari jualan 20 potong ayam goreng, kini hanya 10 potong saja supaya cepat habis.

"Bahan-bahan masakan pada naik semua. Jadi kita kurangin porsi penjualan aja. Yang biasanya sedia ayam goreng 15 potong, sekarang 10 potong aja biar cepet habis," ujar Haji Kiki saat ditemui MNC Portal Indonesia di rumah makan padang, Bekasi, Selasa (28/12/2021).

Dia juga menuturkan rasa keberatan dengan kenaikan harga bahan pangan yang melambung tinggi terlebih masih dalam masa pandemi. Pasalnya, menu makanan yang dia sajikan untuk jual meroket semua. Seperti telur ayam ras, cabe, bawang, ikan, kentang dan lain-lain.

"Semua naik. Tapi daya belinya turun. Apalagi pembeli di sini banyak yang kena PHK. Pendapatan mereka juga kecil, mau naikin harga juga nggak tega," katanya.

Dia menerangkan, meskipun harga bahan pokok mahal, satu porsi nasi padang kepada pembeli tidak ia dikurangi. Hal ini supaya menjaga kesetiaan pembeli.

"Walaupun mahal, saya kasih harga sama. Nggak saya mahalin. Porsinya juga sama. Resikonya ada di saya saja. Untung saya jadi berkurang, misal satu porsi untung Rp 1.000, sekarang cuma Rp 500," ungkap Kiki.

Hal serupa juga dialami oleh pedagang nasi padang lain, Devi. Ia mengaku bahwa kenaikan bahan pokok membuat dirinya harus rela memperoleh keuntungan kecil.

"Iya nih pada naik semua. Pembeli sih nggak begitu kena imbas. Imbasnya ke penjual. Untung saya jadi dikit. Misal sehari untung Rp 200.000 sekarang buat dapet segitu susah," ucap Devi.

Artikel Asli