Emas Berjangka Melorot Dipicu Penguatan Dolar AS

Ekonomi | limapagi.id | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 08:12
Emas Berjangka Melorot Dipicu Penguatan Dolar AS

LIMAPAGI - Emas berjangka ditutup turun pada akhir perdagangan Senin 27 Desember 2021 waktu setempat. Logam mulia tersebut terseret penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan indeks saham utama AS.

Meski begitu, hal itu diimbangi risiko baru terhadap pertumbuhan ekonomi global dari meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron. Mengutip Xinhua, Selasa 28 Desember 2021, lontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD2,9 atau 0,16 persen, menjadi USD1.808,80 per ounce.

Sementara di pasar spot, emas diperdagangkan stabil di USD1.807,50 per ounce pada pukul 18.39 GMT. Pasar AS ditutup pada Jumat 24 Desember 2021 untuk liburan perayaan Natal.

Optimisme bahwa gelombang terbaru dari pandemi Covid-19 yang dipicu oleh varian Omicron tidak akan mengganggu perekonomian telah membantu mendorong pasar saham lebih tinggi di sesi terakhir, meredam permintaan pasar untuk aset safe heaven emas.

Namun demikian, emas berhasil bertahan di atas harga yang signifikan secara psikologis di USD1.800 pada awal hingga minggu terakhir perdagangan pada 2021. Prospek emas pada kuartal pertama 2022 positif, dengan pendorong utama inflasi, kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Artikel Asli