Pasar Pagi Kaliwungu Mulai Gunakan Sistem Pembayaran Digital

Ekonomi | gatra.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 14:56
Pasar Pagi Kaliwungu Mulai Gunakan Sistem Pembayaran Digital

Kendal, Gatra.com - Sistem transaksi digital mulai digunakan di Pasar Pagi Kaliwungu Kendal Jawa Tengah. Transaksii digital dengan menggunakan barcode dari Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai (SIAP) QR Code Indonesian Standard (QRIS) mulai diterapkan sejak dilaunching oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah, Kamis (25/11).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Pribadi Santoso mengatakan, bahwa Pasar Pagi Kaliwungu ini merupakan proyek awal sebagai percontohan, dan diharapkan nantinya akan tercipta sistem pembayaran yang sehat dan aman saat bertransaksi bagi para pedagang, karena semua menggunakan digital.

"Progam ini kami inisiasi juga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dan melibatkan perbankan, dan pada hari ini bank yang mendukung program di Kabupaten Kendal adalah bank BNI, namun di daerah lain bisa saja melalui bank lainnya, karena digitalisasi sudah menjadi tren saat ini agar tidak ketinggalan, yang mana semuanya bertujuan untuk mempermudah transaksi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, sistem pembayaran digital sudah seharusnya diterangkan di pasar-pasar di Kabupaten Kendal. "Seiring perkembangan zaman, sistem digitalisasi seperti ini memang menjadi salah satu hal yang diharapkan," katanya.

Dico meminta kepada paguyuban pasar untuk mensosialisasikan program ini kepada seluruh pedagang di Pasar Pagi Kaliwungu dan pedagangpun diminta untuk turut mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat sadar bahwa dengan cara digital seperti ini akan mempermudah karena aman dan nyaman serta bisa didebit langsung dari nomor rekening. "Jadi masyarakat sudah tidak perlu kemana-mana bawa uang," terangnya.

Disampaikan bupati, progam digitalisasi seperti ini tidak hanya berhenti di Pasar Pagi Kaliwungu saja, namun progam ini akan terus dikembangkan di pasar lainnya agar semua pasar di Kabupaten Kendal bisa menerapkan Qris yang diterapkan BI melalui BNI.

"Di Pasar Pagi Kaliwungu ini sekarang sudah ada 230 pedagang yang sudah menerapkan Qris. Saya akan minta Disdag agar pedagang bisa mensosialisasikan ke masyarakat. Yang tadinyabelum memakai Qris bisa cepat menggunakannya," katanya.

Artikel Asli