Penjelasan AP II soal Kabar Jual Bandara Kualanamu ke Perusahaan India

Ekonomi | okezone | Published at Jumat, 26 November 2021 - 13:40
Penjelasan AP II soal Kabar Jual Bandara Kualanamu ke Perusahaan India

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II buka-bukaan soal kabar yang menyebut jika bandara Bandara Internasional Kualanamu , Deliserdang, Sumatera Utara dijual ke perusahaan asal India, GMR Airports.

Apakah benar?

AP II pun langsung membantah soal kabar penjualan aset Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Direktur Transformasi dan Portofolio Strategis AP II Armand Hermawan mengatakan pihaknya memang mengajak GMR Airports Consortium sebeagai mitra strategis untuk bersama-sama mengelola dan mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu.

GMR Airports Consortium sendiri dipilih menjadi mitra strategis setelah melalui serangkaian proses tender secara profesional dan transparan.

AP II dengan GMR Airports Consortium membentuk Joint Venture Company (JVCo) yakni PT Angkasa Pura Aviasi untuk mengelola dan mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu.

AP II sebagai pemegang saham mayoritas dengan menguasai 51% saham di PT Angkasa Pura Aviasi, sementara GMR Airports Consortium memegang 49% saham. Kemitraan strategis ini bukan transaksi penjualan saham atau penjualan aset Bandara Internasional Kualanamu.

"Saat ini pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu dilakukan oleh AP II. Sejalan dengan adanya mitra strategis, pengelolaan selama 25 tahun akan dilakukan oleh AP II dan GMR melalui JVCO yang 51% sahamnya dimiliki AP II. Nantinya pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu akan kembali seluruhnya kepada AP II setelah masa kerjasama berakhir. Tidak ada penjualan aset atau penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu," kata Armand dalam keterangan tertulisnya kepada MPI, Jumat (26/11/2021).

Artikel Asli