Potensi Ekonomi Menjanjikan, Kementan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial

Ekonomi | jawapos | Published at Jumat, 26 November 2021 - 10:25
Potensi Ekonomi Menjanjikan, Kementan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial

JawaPos.com Pemerintah terus mendorong bertumbuhnya generasi muda atau milenial di bidang pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan upaya ini terus memberikan hasil. Diantaranya semakin tingginya kredibilitas generasi muda di bidang pertanian. Kementan juga berupaya mencetak 2,5 juta petani Milenial tahun ini.

Mentan Syahrul mengatakan upaya mendorong semangat milenial untuk terjun di bidang pertanian perlu dukungan banyak pihak. Baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun kalangan swasta. Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian, bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi lebih baik, kata Yasin dalam keterangannya Jumat (26/11).

Apalagi saat ini teknologi di bidang pertanian semakin berkembang. Sehingga bisa menghasilkan potensi keuntungan yang lebih besar pula. Dia menegaskan upaya mendorong generasi muda untuk menjadi petani milenial akan terus digalakkan. Teknologi di bidang pertanian sudah ada di genggaman kita, katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, tahun ini mereka memiliki program strategis mencetak 2,5 juta petani milenial di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk regenerasi petani. Berbagai strategi dilakukan, salah satunya menghilangkan pandangan bahwa petani itu kotor melalui konsep pengembangan modern farming dan smart farming.

Sejumlah daerah turut berupaya mendorong lahirnya petani milenial. Diantaranya dilakukan oleh Pemkab Pasuruan dengan mitra strategisnya. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyaksikan simbolisasi penyerahan program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) kepada penerima manfaat hibah kompetitif. Hibah ini diberikan kepada petani milenial dengan rentang usia 19-39 tahun.

Kolaborasi Pemkab Pasuruan, Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD), dan Kementan itu mengucurkan dana hibah untuk petani milenial sebesar Rp 1 miliar lebih. Total ada 17 petani milenial yang menerima dana hibah itu. Mereka dipilih karena berbasis konsisten di bidang pertanian dan peternakan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyambut baik adanya bantuan tersebut. Dia memiliki harapan besar kepada para milenial yang menjadi petani. Para milenial ini harus konsisten menekuni bidang agribisnis sampai menjadi pionir di desa masing-masing.

Dana ini adalah stimulus juga wujud nyata perhatian pemerintah pusat di dalam mendukung upaya petani muda di desa- desa untuk tumbuh dan berkembang, tuturnya. Baginya, melalui pola pembinaan yang tepat dari Kementan, usaha tani yang dijalankan menjadi lebih baik, modern dan memiliki jaringan luas.

Artikel Asli