Oalah... Jadi Lokasi Balapan Formula E Akan Diumumkan Saat...

Ekonomi | wartaekonomi | Published at Kamis, 25 November 2021 - 13:51
Oalah... Jadi Lokasi Balapan Formula E Akan Diumumkan Saat...

Co Founder Formula E Alberto Longo memastikan bahwa lokasi pasti penyelenggaraan balapan Formula E akan diputuskan sebelum Natal tahun ini. Pernyataan itu sekaligus menjawab pertanyaan publik tentang sirkuit lintasan yang akan digunakan untuk balapan.

Ada lima lokasi pengganti Monas dan GBK yang diusulkan tetapi terlebih dahulu akan disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk diputuskan. Alberto mengungkapkan, ada banyak lokasi yang bagus untuk kegiatan balapan mobil listrik di Indonesia selain di Monas.

Tetapi ada banyak juga masalah tekhnis yang menyertai itu. Karenanya, perlu dilakukan studi kelayakan lokasi.

"Jadi kita akan melakukan semacam feacibility studies untuk di lima lokasi ini terlebih dahulu sebelum nanti diumumkan sebelum Natal. Sebelum Natal sudah ada keputusannya," katanya dalam konferensi pers, Rabu malam (24/11/2021).

Lima lokasi yang menjadi alternati pengganti Monas yakni area Sudirman, Pondok Indah Kapuk, area sekitar stadion Jakarta Internasional Stadion, area JIExpo Kemayoran, dan Ancol.

Alberto memastikan bahwa lokasi penyelenggaraan balapan akan dilakukan di titik lokasi yang tidak dilarang. Artinya, lokasi yang dipilih nantinya pasti merupakan lokasi yang paling pas untuk kepentingan balapan.

Namun, kata dia, presiden yang akan memutuskan berdasarkan studi kelayakan yang mereka lakukan.

"Sebelum diputuskan sirkuitnya dimana karena ada banyak sekali lokasi yang bagus dan juga ada banyak masalah teknis, terlalu banyak opsi yang baik. Ada lima lokasi yang berbeda tetapi bukan di lokasi yang terlarang di dua tempat yang sudah disampaikan sebelumnya. Kami juga akan mengajukan proposal kepada presiden RI, beliaulah yang akan mengambil keputusan," katanya.

Terkait soal anggaran komitmen antara pemerintah DKI dan pihak Formula E, dia memastikan bahwa komitmen antara kedua institusi berjalan sesuai ketentuan. Tidak ada ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditabrak untuk kegiatan penyelenggaraan balapan mobil listrik itu.

"Dari studi yang dilakukan tetap saya bisa yakinkan bahwa tidak ada sesuatu yang berjalan dengan salah," katanya.

Dia mengatakan, kegiatan balapan mobil listrik itu sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi polusi udara akubat emisi gas buang kendaraan.

Nah, salah satu caranya adalah mendorong secara massif penggunaan kendaraan listrik sebagai ganti dari kendaraan berbasis fosil. Dia mengatakan, Formula E merupakan salah satu platform kejuaraan dunia mobil listrik.

Dan Formula juga merupakan sebuah gerakan memaksimalkan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan masa depan.

"Kita harus mencari hakan untuk mencegah polusi. Salah satu caranya adalah memobilisasi listrik untuk mobil," katanya.

Artikel Asli