Wagub Sumut: Pandemi Mengajarkan Kita untuk Mandiri

Ekonomi | gatra.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 10:51
Wagub Sumut: Pandemi Mengajarkan Kita untuk Mandiri

Medan, Gatra.com Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah, mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mengajarkan semua pihak untuk lebih mandiri. Termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana bertransaksi.

Lelaki yang akrab disapa Ijeck tersebut mengatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian. Namun perlahan kondisi tersebut juga telah menjadi ruang belajar bagi semua pihak untuk lebih mandiri.

"Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita mandiri, mengajarkan kita juga bahwa ekonomi bergerak tidak hanya berpusat di kota besar. Sektor pertanian, perkebunan, perikanan, ekonomi kreatif daerah justru saat ini semakin bangkit dan membuktikan mampu bertahan, ini pelajaran untuk kita," katanya di acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2021 di Ballroom Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (24/11).

Ijeck mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendapat penghargaan Bank Indonesia Award 2021 dari Bank Indonesia (BI) sebagai Pemerintah Provinsi dengan implementasi QRIS terbaik. Hal itu menurut Ijeck menjadi bukti bila UMKM di Sumut sudah mampu mengikuti perkembangan teknologi, menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS.

Sebagai dampak program pemembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, pemerintah meningkatkan keamanan bertransaksi. Bank Indonesia mendorong penggunaan sistem pembayaran elektronik. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menilai pentingnya mendorong penerapan pembayaran digital dan penggunaan QRIS bagi para pelaku UMKM.

Untuk Sumut, program UMKM Go Digital yang sudah dilaksanakan di antaranya pemasaran produk UMKM melalui digital, pelaksanaan business matching antara pelaku UMKM dan pelaku Platform E Commerce.

"Saat ini 950 pelaku UMKM telah dilatih menggunakan platform e-commerce dan 350 di antaranya telah berniaga secara digital. Selain itu lebih dari 450 ribu pelaku usaha telah memanfaatkan QRIS," ujarnya.

Pertemuan tahunan Bank Indonesia 2021 yang mengambil tema Bangkit dan Optimis, Sinergi, dan Inovasi untuk Pemulihan Enonomi, dalam kata sambutannya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan optimistis bahwa tahun 2022 Indonesia bisa bangkit.

Jokowi berpesan, saat ini pandemi Covid-19 masih terus berjalan. Untuk itu, iameminta agar selalu berhati-hari dalam setiap kegiatan.

"Kuncinya adalah bagaimana kita bisa kendalikan pandemi yang ada di negara kita. Kita harus optimis namun tetap hati-hati. Sektor-sektor kita akan dibuka perlahan, yang penting penerapan protokol kesehatan harus tetap disiplin agar bisa antisipasi gelombang ketiga," katanya.

Artikel Asli