2022, Transaksi "Digital Banking" Berpotensi Tumbuh 20%

Ekonomi | koran-jakarta.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 08:19
2022, Transaksi "Digital Banking" Berpotensi Tumbuh 20%

JAKARTA - Transaksi perbankan digital tahun depan diprediksi meningkat cukup signifikan hingga sekitar 20 persen tahun depan seiring perkembangan teknologi yang pesat di Tanah Air. Bank Indonesia (BI) memperkirakan transaksi digital banking mencapai 40 ribu triliun rupiah pada 2021 dan meningkat menjadi 48 ribu triliun rupiah pada 2022.

"Ekonomi dan keuangan digital akan meningkat pesat pada tahun depan," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021 di Jakarta, Rabu (24/11).

Selain itu, dia memproyeksikan transaksi e-commerce pada 2021 mencapai 403 triliun rupiah dan meningkat menjadi 530 triliun rupiah pada 2022. Begitu pula dengan transaksi uang elektronik yang akan meningkat menjadi 289 triliun rupiah pada 2021 dan menjadi 337 triliun rupiah pada 2022.

Perry menegaskan pihaknya akan terus memperkuat akselerasi ekonomi dan keuangan digital nasional, sehingga konsolidasi industri sistem pembayaran diperkuat dengan membangun ekosistem end-to-end antara perbankan digital, fintech, e-commerce , dan membentuk unicorn Indonesia yang tangguh.

"Infrastruktur yang modern terus kami bangun, perluasan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan target tambahan 15 juta kerja sama, QRIS antar negara, dan SNAP satu bahasa untuk koneksi pembayaran terus kami perluas," tambahnya.

Tak hanya itu, BI-FAST akan diperluas untuk semua bank untuk melayani transaksi ritel seketika tanpa henti bagi masyarakat dengan skema harga yang telah disederhanakan agar biaya transaksi murah bagi masyarakat tetap mendorong inovasi perindustrian.

Ia melanjutkan, rencana penerbitan rupiah digital kini juga sedang dipersiapkan bank sentral sebagai alat pembayaran yang sah di Tanah Air.

Artikel Asli