Dongkrak Potensi Daerah, Kemendes PDTT Siapkan Aplikasi Desa Wisata

Ekonomi | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 16:36
Dongkrak Potensi Daerah, Kemendes PDTT Siapkan Aplikasi Desa Wisata

JawaPos.com Akselerasi pembangunan dan upaya mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan masyarakat desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) semakin menggalakkan program-program unggulannya.

Selain gencar menyosialisasikan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan BUMDes bersama, juga program Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan, Kemendesa PDTT juga serius melihat sektor wisata sebagai kesempatan yang menjanjikan.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menerangkan, program Desa Wisata juga harus dimanfaatkan dengan serius sebagai sumber ekonomi warga di daerah tertinggal. Dalam realisasi program tersebut, Kemendesa PDTT juga menyiapkan aplikasi desa wisata untuk memudahkan promosi maupun layanan bagi calon wisatawan.

Selain program seperti BUMDesa dan Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan, sektor wisata juga perlu kita lihat dengan serius sebagai potensi sumber pendapatan bagi masyarakat di sekitar daerah wisata, ujar dirinya yang karib disapa Gus Halim pada jumpa pers daring, Kamis (11/11).

Dirinya melanjutkan, Desa Wisata Indonesia sangat potensial menjadi pengungkit perekonomian warga yang terpukul khususnya akibat pandemi Covid-19. Untuk aplikasi Desa Wisata Indonesia yang sedang disiapkan, dia meyakini kalau platform daring ini bisa sangat membantu calon pelancong.

Selain itu aplikasi ini juga bisa memudahkan promosi maupun layanan jasa bagi para calon wisatawan, lanjut Gus Halim.

Nantinya, setiap desa-desa yang punya potensi wisata akan didata oleh Kemendesa PDTT. Setiap objek wisata dan potensi didalamnya juga akan dilakukan kurasi dan endorsement oleh Kemendesa PDTT.

Insya Allah aplikasi Desa Wisata Indonesia akan hadir di pekan keempat bulan November 2021. Aplikasi ini akan langsung tersedia buat platform Android dan iOS, terang Gus Halim.

Adapun desa wisata yang akan dipromosikan merupakan desa yang masuk ke dalam program BUMDesa dan BUMDesa Bersama termasuk yang bekerja sama dengan pihak ketiga.

Jenis-jenis wisata, harga tiket masuk dan harga fasilitas lainnya juga dikatakan akan hadir di aplikasi Desa Wisata Indonesia untuk memudahkan calon wisatawan. Termasuk di dalam aplikasi tersebut juga akan menerangkan jam buka tempat wisata di desa tertentu yang dipilih calon wisatawan.

Opsi pemesanan tiket secara daring dari aplikasi Desa Wisata Indonesia juga nantinya akan tersedia. Sebagai pelengkap, informasi yang tersedia juga akan menampilkan ketersediaan tempat parkir, penginapan dan area wisata kuliner di sekitar tempat wisata.

Karena itu, desa-desa wisata hendaknya mempersiapkan diri, untuk mengisi media promosi ini dengan baik dan semenarik mungkin. Dengan demikian, melalui aplikasi desa wisata tersebut, akan mudah bagi calon pengunjung dalam memilih tujuan liburannya, tandasnya.

Artikel Asli