Cerita Jokowi Kebanjiran Pertemuan Dadakan saat KTT G20 di Roma

Ekonomi | limapagi.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 13:50
Cerita Jokowi Kebanjiran Pertemuan Dadakan saat KTT G20 di Roma

LIMAPAGI - Presiden Joko Widodo bercerita soal dirinya yang kebanjiran pertemuan dadakan saat KTT G20 yang berlangsung di Roma, Italia akhir Oktober 2021 lalu. Hal ini tidak pernah dia rasakan pada pertemuan KTT G20 sebelumnya.

Hal ini dia ceritakan saat menghadiri Hari Ulang Tahun ke-10 Partai Nasdem, Kamis 11 November 2021.

"Ada yang saya rasakan berbeda kalau dibandingkan dengan KTT sebelumnya. Di pertemuan itu, banyak sekali permintaan pertemuan bilateral dengan negara lain, banyak sekali yang secara mendadak baik saat sedang duduk dan berdiri datang ke saya dan itu negara besar, kepala negara yang datang," ungkap Jokowi.

Jokowi awalnya merasa kaget. Namun dia akhirnya sadar bahwa Indonesia akan menjadi negara berkembang pertama sebagai presidensi negara-negara maju G20. Presidensi G20 adalah posisi di mana sebuah negara menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan G20.

Untuk tahun 2022, Indonesia terpilih dan tengah mempersiapkan penyelenggaraan forum yang akan berlangsung sejak 1 Desember 2021 nanti. Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai presidensi G20 sejak dibentuknya G20 pada tahun 1999.

"Ini ada apa? Perbedaan itu yang saya rasakan. Tetapi yang lebih penting penghormatan Indonesia menjadi Ketuaan di KTT G20 nanti di Indonesia, di Pulau Bali," sebutnya.

Nantinya saat KTT G20 di Bali, akan ada 150 pertemuan yang akan dilaksanakan secara hybrid, daring maupun luring secara bersamaan yaitu pada level pimpinan negara 1 KTT, 17 minister meeting, 10 deputi meeting dan lebih dari 100 event-event working group dan eminent group dan size event. Jokowi bilang presidensi G20 oleh Indonesia dimulai pada 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

"Dari 1 Desember 2021 sampai November 2022 ada 150 pertemuan dan semuanya diselenggarakan di Indonesia," sebut Jokowi.

Artikel Asli