Optimisme Pemerintah Indonesia Perekonomian 2021 Tumbuh 4 Persen

Ekonomi | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 12:04
Optimisme Pemerintah Indonesia Perekonomian 2021 Tumbuh 4 Persen

JawaPos.com Tahun 2021 menjadi titik balik dari Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19. Kebijakan gas dan rem yang diterapkan mendapatkan dampak positif dalam pengendalian kasus dan peningkatan ekonomi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut diambil dari prinsip berkendara. Ia pun menyatakan bahwa hasilnya cukup memuaskan.

Kasus aktif harian kita dibawah 500 di mana negara-negara lain, termasuk di ASEAN itu masih ribuan. Kita ingat di Juli lalu kasus kita sampai 57 ribu, ini adalah ilmu yang diambil dari teknik otomotif yakni gas dan rem dengan persenelingnya otomatis, ungkap dia dalam Opening Ceremoy GIIAS 2021 di lokasi, Kamis (11/11).

Dengan ilmu gas dan rem, maka bapak Presiden (Jokowi) menangani perekonomian dan penanganan Covid-19 secara berimbang, sambungnya.

Bukti dari berhasilnya kebijakan gas dan rem adalah meningkatnya perekonomian Indonesia pada kuartal kedua, yakni 7,07 persen. Pada saat itu, pemerintah menginjakkan gas, namun pada kuartal selanjutnya ekonomi Indonesia turun menjadi 3,5 persen.

Memang yang membuat ekonomi maju dan mundur, itu the wheel on the move (mobilitas masyarakat). Jadi pada saat mobilitas di rem, maka perekonomian akan melambat, tapi ini demi kesehatan, ujarnya.

Adapun saat ini pemerintah masih menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar Covid-19 dapat tetap terkendali. Dengan itu diharapkan kasus aktif dapat menurun secara signifikan.

Ini memang perlu dan wajib dilakukan dan hasilnya yang kita alami di kuartal 4. InshaAllah Covid melandai, terangnya.

Airlangga juga menyampaikan bahwa saat ini penerapan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) sudah meningkat, yakni 57,2 persen. Dengan itu, pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi pada 2021 mencapai angka 4 persen.

Sehingga tentu dengan angka ini kita optimis bahwa di kuartal keempat kita bisa pertumbuhn diatas 5. Sehingga year on year pertumbuhan kita adalah 4 persen, pungkas dia.

Artikel Asli