Inflasi AS Tinggi, Rupiah Berpeluang Melemah Lagi

Ekonomi | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 10:38
Inflasi AS Tinggi, Rupiah Berpeluang Melemah Lagi

JawaPos.com Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini masih berpeluang melemah karena sentimen dari perekonomian AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah ada di level Rp 14.253 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah masih berpeluang melemah hari ini terhadap dolar AS dengan data inflasi AS yang masih tinggi, kata Analis pasar uang Ariston Tjendra kepada JawaPos.com , Kamis (11/11).

Ariston menjelaskan, semalam data inflasi konsumen AS bulan Oktober menunjukkan kenaikan inflasi tertinggi secara tahunan dalam 30 tahun terakhir. Indeks harga konsumen AS year on year menunjukan kenaikan 6,2 persen.

Menurutnya, kenaikan ini mendorong naik yield obligasi pemerintah AS. Yield tenor 10 tahun kembali naik ke area 1,57 persen setelah beberapa hari sebelumnya sempat bertahan di bawah 1,5 persen.

Yield yang lebih atraktif ini bisa mendorong pasar masuk kembali ke obligasi AS dan mendorong penguatan dollar AS, tuturnya.

Namun, sikap Bank Sentral AS yang tidak mau terburu-buru menaikan suku bunga acuannya mungkin bisa menahan pelemahan rupiah dan nilai tukar lainnya.

Disisi lain, Ariston menambahkan, jika dilihat dari kondisi ekonomi dalam negeri yang mulai bergerak kembali karena pandemi yang terkendali juga bisa membantu menahan pelemahan.

Potensi pelemahan ke arah 14.300, sementara support di kisaran 14.200, pungkasnya.

Artikel Asli